Yorrys Raweyai: DPD RI Periode 2024-2029 Fokus Konsolidasi dan Menyapa Daerah
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Yorrys mengakui bahwa dinamika internal DPD selama 22 tahun terakhir tidak selalu mulus.
- Namun, ia menekankan bahwa periode kepemimpinan saat ini dianggap sebagai fase terbaik untuk memulai perubahan positif.
- "Kami pahami bahwa proses DPD selama 22 tahun ini tidak mulus dari awal," ujar Yorrys, seraya menambahkan bahwa kepemimpinan Ketua DPD RI Sultan Najamudin berhasil menciptakan konsolidasi internal yang kuat.
Wakil Ketua DPD RI Bidang Kesejahteraan Rakyat, Yorrys Raweyai, menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024-2029 menjadikan gerakan "menyapa daerah" sebagai prioritas utama demi mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini disampaikan dalam forum Senator Menyapa 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (5/11), menandai komitmen lembaga legislatif ini untuk mempererat komunikasi dengan wilayah-wilayah di seluruh Indonesia setelah dua dekade perjalanan.
Yorrys mengakui bahwa dinamika internal DPD selama 22 tahun terakhir tidak selalu mulus. Namun, ia menekankan bahwa periode kepemimpinan saat ini dianggap sebagai fase terbaik untuk memulai perubahan positif. "Kami pahami bahwa proses DPD selama 22 tahun ini tidak mulus dari awal," ujar Yorrys, seraya menambahkan bahwa kepemimpinan Ketua DPD RI Sultan Najamudin berhasil menciptakan konsolidasi internal yang kuat.
Konsolidasi Internal dan Idealisme Baru
Di bawah kepemimpinan Sultan Najamudin, DPD RI periode ini fokus membangun solidaritas di kalangan pimpinan serta meningkatkan intensitas komunikasi untuk menghidupkan kembali idealisme lembaga. Yorrys menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk memastikan DPD dapat menjalankan fungsinya sesuai undang-undang dan tata tertib yang berlaku, khususnya dalam hal representasi daerah. "Tapi kita bersyukur bahwa di bawah kepemimpinan pak Sultan... ada konsolidasi internal membuat satu solidaritas, soliditas semua pimpinan dan membangun komunikasi yang lebih intens," kata Yorrys. Ia menilai periode ini menjadi momentum krusial bagi DPD untuk memperbaiki citra dan efektivitas kerja melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat daerah. makna representasi daerah dalam struktur DPD juga menjadi diskusi penting terkait peran dan konstitusionalitas lembaga ini.
- Forum Senator Menyapa 2026 menjadi wadah evaluasi perjalanan 22 tahun DPD RI.
- Ketua DPD RI Sultan Najamudin memimpin upaya konsolidasi dan soliditas internal lembaga.
- Fokus utama periode 2024-2029 adalah meningkatkan komunikasi dan idealisme dalam menyapa daerah.
Forum Senator Menyapa dan Tanggapan Para Tokoh
Forum Senator Menyapa 2026 yang bertema "Dua Dasawarsa DPD RI Mengawal Daerah" merupakan program kerja sama strategis antara DPD RI dan CNN Indonesia. Acara ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga membahas tantangan dan peluang pembangunan daerah secara komprehensif. Diskusi tersebut menghadirkan berbagai tokoh kunci, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta pakar otonomi daerah Prof. Djohermansyah Djohan. Kehadiran Zulkifli Hasan mengisyaratkan adanya sinergi kebijakan lintas kementerian, sebagaimana terlihat dalam isu kebijakan pangan di artikel regulasi pangan dan swasembada. Episode pertama dari rangkaian Senator Menyapa 2026 dapat disaksikan melalui CNN Indonesia TV, YouTube, dan live streaming di CNNIndonesia.com, menandai awal dari serangkaian diskusi mendalam mengenai peran DPD dalam pembangunan nasional.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Bantah Tuduhan Ijazah Palsu, Jokowi Saksikan Foto di Ijazahnya Jelas Miliknya, Bukan Dumatno

Semeru Erupsi Lagi, Awan Panas Guguran Tembus 4,5 km Status Siaga Tetap Berlaku

Pramono Anugerahkan Embung Baru di Jakbar: Antisipasi Banjir di Titik Topografi Terendah
