Veda Ega Dapat Sanksi Berat: Mundur Enam Posisi Start di Moto3 Qatar 2026 Akibat Abaikan Bendera Kuning
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama , tengah menghadapi tantangan besar di seri pembuka Moto3 Qatar 2026.
- Panel Pengawas Balapan FIM MotoGP menjatuhkan sanksi penalti mundur enam posisi start pada balapan utama yang akan berlangsung pada Minggu (8/11) di Sirkuit Internasional Lusail.
- Kronologi Pelanggaran di Sirkuit Lusail Ketika bendera kuning dikibarkan di sektor 11, Veda justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk mencetak waktu putaran terbaik pribadinya .
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah menghadapi tantangan besar di seri pembuka Moto3 Qatar 2026. Panel Pengawas Balapan FIM MotoGP menjatuhkan sanksi penalti mundur enam posisi start pada balapan utama yang akan berlangsung pada Minggu (8/11) di Sirkuit Internasional Lusail. Sanksi ini diberikan setelah Veda terbukti mengabaikan sinyal bendera kuning dalam sesi latihan bebas pertama (FP1), sebuah pelanggaran aturan keselamatan yang mengharuskan pembalap untuk mengurangi kecepatan guna mengantisipasi potensi bahaya di lintasan.
Kronologi Pelanggaran di Sirkuit Lusail
Ketika bendera kuning dikibarkan di sektor 11, Veda justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk mencetak waktu putaran terbaik pribadinya. Padahal, regulasi FIM secara tegas mewajibkan seluruh pembalap untuk melambatkan laju kendaraan saat sinyal peringatan aktif. Sebagai konsekuensi, panel pengawas tidak hanya memberikan hukuman posisi start, tetapi juga menghapus catatan waktu putaran yang dibuat Veda selama masa pelanggaran tersebut. Keputusan ini bersifat kumulatif karena merupakan pelanggaran kedua terkait bendera kuning yang dilakukan Veda pada musim ini; pelanggaran pertamanya tercatat terjadi dalam sesi latihan di Motegi, Jepang.
Dampak Sanksi dan Progres Kualifikasi
Menariknya, performa Veda di sesi latihan menunjukkan progres signifikan di mana ia berhasil menempati peringkat kelima pada kualifikasi, sehingga ia berhak lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2). Namun, hasil kualifikasi pada Sabtu (7/11) tidak akan sepenuhnya menentukan posisi grid-nya karena penalti enam posisi tetap akan diberlakukan. Veda dipaksa memulai balapan enam posisi lebih belakang dari peringkat yang diperolehnya melalui hasil kualifikasi. Bagi pembalap muda berusia 17 tahun ini, situasi ini menjadi ujian konsistensi, mengingat ia juga pernah menerima sanksi berupa penalti putaran panjang (long lap penalty) di kejuaraan Moto3 sebelumnya.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

KPK Geledah Kantor Pertanahan Bogor I, Dalami Jejak Aliran Dana Suap ke 8 Tersangka

Letjen Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB, Tekankan Empat Prinsip Kolaborasi Hadapi Ancaman Bencana

Bareskrim Polri Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
