Dhaup Ageng Mangkunegaran: Wapres Gibran dan Presiden Jokowi Hadiri Resepsi 'Royal Wedding' di Solo
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan doa dan harapan setelah menghadiri resepsi pernikahan besar atau Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jumat malam (6/11).
- Acara yang berlangsung khidmat ini mempertemukan dua keluarga bangsawan Jawa, ditandai dengan pernikahan GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo dan KPH FX Adimas Rosdian .
- Kehadiran para petinggi negara tersebut menjadikan momen ini sebagai pusat perhatian publik, mengingat besan baru keluarga Mangkunegara ini memiliki keterkaitan dengan keluarga bos bus Rosalia Indah.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan doa dan harapan setelah menghadiri resepsi pernikahan besar atau Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jumat malam (6/11). Acara yang berlangsung khidmat ini mempertemukan dua keluarga bangsawan Jawa, ditandai dengan pernikahan GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo dan KPH FX Adimas Rosdian. Kehadiran para petinggi negara tersebut menjadikan momen ini sebagai pusat perhatian publik, mengingat besan baru keluarga Mangkunegara ini memiliki keterkaitan dengan keluarga bos bus Rosalia Indah.
Suasana Pura Mangkunegaran di Pucangan, Solo, terasa semarak oleh kehadiran pejabat tinggi negara. Selain Wapres, Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Iriana turut hadir. Ikut mendampingi dalam rombongan keluarga tersebut adalah Kaesang Pangarep beserta istrinya, Erina Gudono, dan putri mereka, Bebingah Sang Tansahayu. Kehadiran tokoh-tokoh kenal ini menegaskan bahwa Dhaup Ageng bukan sekadar upacara adat, melainkan sebuah pertemuan elit sosial-politik yang kuat di tanah Jawa.
Kronologi Kedatangan dan Kedudukan Hadirin di Pendapa
Berdasarkan pantauan di lokasi, alur kedatangan para tamu VIP diatur dengan protokol ketat. Momen penting dimulai sekitar pukul 19.31 WIB ketika Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menko PMK Sugiono tiba di lokasi. Keduanya tidak memasuki ruang transit utama, dan sekitar 30 menit kemudian, tepatnya pukul 20.00 WIB, mereka terlihat meninggalkan lokasi acara sambil melambaikan tangan kepada awak media yang berjaga di gerbang.
Setelah itu, giliran Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda yang tiba sekitar pukul 20.15 WIB. Prosesi berlanjut dengan kedatangan Jokowi dan Iriana. Begitu tiba di kompleks Pura, Gibran melakukan prosesi administrasi dengan mengisi buku tamu. Rombongan kemudian berjalan menuju Paringgitan, sebuah pendopo utama yang strategis di jantung kerajaan. Mereka disambut langsung oleh KGPAA Mangkunegara X.
- Wapres Gibran, Selvi Ananda, Jokowi, dan Iriana menempati tempat duduk di area Paringgitan.
- Kaesang, Erina, dan putri mereka, Bebingah, menempati posisinya di Pendapa Ageng.
Dimensi Sosial-Politik Royal Wedding di Tengah Istana Mangkunegaran
Peristiwa Dhaup Ageng ini memiliki implikasi sosial yang melampaui batas sekat keluarga. Pernikahan antara GRAj Ancillasura dan KPH Adimas (bekeluarga Mangkunegaran dan Rosdian-Rosalia Indah) menciptakan jejaring aliansi yang kuat di tengah struktur sosial Solo Raya. Kehadiran Wapres dan mantan Presiden secara bersamaan menunjukkan betapa pentingnya istana-istana Jawa dalam diplomasi budaya dan politik domestik.
Bagi Gibran Rakabuming Raka, kehadiran di acara adat dan keagamaan seperti ini adalah bagian dari upaya mempererat ikatan dengan budaya lokal yang menjadi identitas bangsa. Dengan protokol keamanan yang rapi dan pembagian area duduk yang tegas antara pendopo utama dan pendapo pembantu, terlihat bagaimana tradisi dan kekinian diplomasi negara berjalan beriringan. Momen Royal Wedding ini akan terus menjadi catatan penting dalam arsip sejarah sosial Mangkunegaran di abad ke-21.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Mendalam untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur Saat Misi Karhutla di Kalteng

Pemerintah Gandeng 400 Pengusaha Tambang Percepat Penanganan Karhutla di Kalteng

Satgas PKH Bongkar Tambang Emas Ilegal di TNKS, 119 Hektare Hutan Jambi Teridentifikasi Terdamak
