UI Ungkap Duka Mendalam atas Wafatnya Mahasiswa S3 LPDP di Keperawatan
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Universitas Indonesia (UI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah seorang mahasiswi Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan di Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) berinisial BM .
- Mahasiswi yang juga merupakan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini wafat akibat kondisi medis berupa gangguan jantung, sebagaimana diidentifikasi oleh tim forensik.
- Peristiwa ini menjadi kehilangan besar bagi sivitas akademika UI dan keluarga almarhumah.
Universitas Indonesia (UI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah seorang mahasiswi Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan di Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) berinisial BM. Mahasiswi yang juga merupakan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini wafat akibat kondisi medis berupa gangguan jantung, sebagaimana diidentifikasi oleh tim forensik. Peristiwa ini menjadi kehilangan besar bagi sivitas akademika UI dan keluarga almarhumah.
Erwin Agustian Panigoro, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional (DHMPI) UI, menegaskan bahwa pimpinan kampus telah menerima laporan lengkap atas kejadian tersebut. Ia mengapresiasi dukungan dan kerja sama LPDP serta RS Polri Kramat Jati sehingga proses penanganan jenazah berjalan dengan baik dan penuh penghormatan. "Kami sangat berduka dan kehilangan. Doa terbaik kami untuk almarhumah dan semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan," ujar Erwin dalam keterangannya, Jumat.
Pemeriksaan Forensik dan Proses Penanganan Jenazah
Mengingat permintaan dari keluarga almarhumah, pemeriksaan forensik dilakukan di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri (RS Polri Kramat Jati). Proses ini dikoordinasikan secara resmi oleh FIK UI bersama dengan LPDP. Berdasarkan keterangan awal dari tim forensik, penyebab kematian almarhumah adalah gangguan jantung. Meskipun hasil resmi tertulis masih dalam tahap penyelesaian oleh pihak rumah sakit, pihak kampus memastikan bahwa seluruh data pendukung telah dikumpulkan untuk transparansi proses.
UI juga mencatat bahwa almarhumah merupakan insan akademik yang telah menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral. Pilihan almarhumah untuk mendalami ilmu keperawatan dinilai mencerminkan semangat tinggi dalam mengabdi bagi kesehatan masyarakat. Semangat dan dedikasi almarhumah akan selalu dikenang oleh para pengajar serta rekan-rekan sejawatnya di lingkungan akademik.
Permintaan Privasi dan Penghormatan bagi Keluarga
Menutup pernyataannya, Erwin memohon kepada masyarakat luas serta rekan-rekan media untuk menghormati privasi keluarga yang sedang berduka. Ia meminta agar tidak dilakukan spekulasi lebih jauh mengenai insiden ini. Jenazah almarhumah telah resmi dilepas oleh FIK UI dan LPDP, kemudian diberangkatkan ke kampung halaman untuk diserahkan kepada keluarga. Duka cita ini menjadi pengingat pentingnya dukungan psikologis bagi keluarga almarhumah di tengah proses adaptasi kehilangan personel akademik yang berdedikasi tinggi.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

IPB University Luncurkan Program 'Cerdas Finansial Desa' untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Kader Posyandu

Wagub Jateng Minta Sinergi Baznas dan LazisMu: Zakat Harus Produktif untuk Cetak Dampak Jangka Panjang

Prabowo Resmikan Misi 11 Dubes LBBP: Dorong Kemitraan Strategis dan Diplomasi Budaya
