Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Prabowo Resmikan Misi 11 Dubes LBBP: Dorong Kemitraan Strategis dan Diplomasi Budaya

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Antara News
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Prabowo Resmikan Misi 11 Dubes LBBP: Dorong Kemitraan Strategis dan Diplomasi Budaya
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kehadiran para duta besar baru ini diharapkan mampu memperkuat hubungan diplomatik yang telah ada dan menemukan titik kolaborasi strategis yang baru.
  • Menteri Luar Negeri Arrmanatha menegaskan bahwa seluruh kebijakan tetap selaras dengan arahan Presiden.
  • Dengan sambutan hangat, "Selamat datang di Indonesia.

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk mempererat persahabatan serta mengembangkan kemitraan yang saling menguntungkan, seraya menerima penyerahan surat kepercayaan dari 11 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat. Pertemuan diplomatik ini menandai dimulainya secara resmi masa tugas para duta besar tersebut di Indonesia, sekaligus menjadi panggung bagi pemerintah untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya nasional kepada para perwakilan negara sahabat.

Prosesi ini melibatkan sebelas duta besar dari negara-negara strategis, antara lain:

  • Austria, Belgia, dan Swis
  • Bangladesh, Malaysia, dan Norwegia
  • Jepang, Finlandia, dan Suriname
  • Takhta Suci Vatikan dan Uni Eropa

Setelah prosesi penyerahan surat kepercayaan selesai, Presiden Prabowo melanjutkan acara dengan pertemuan dan ramah tamah. Momen ini dimanfaatkan untuk menampilkan pertunjukan Tari Zapin Lenggang Kipas dari Jambi serta musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur, sebuah strategi diplomasi budaya untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia secara langsung kepada para utusan negara asing.

Teguh dalam Keterbukaan: Memperluas Kolaborasi Strategis

Melalui keterangan yang dikutip dari unggahan media sosial Sekretariat Kabinet, Presiden menekankan bahwa pemerintah Indonesia terbuka dan siap membangun kemitraan. Keterbukaan ini bukan sekadar retorika, melainkan fondasi untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia serta membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua belah pihak. Kehadiran para duta besar baru ini diharapkan mampu memperkuat hubungan diplomatik yang telah ada dan menemukan titik kolaborasi strategis yang baru.

Menjaga Sinergi Hubungan Bilateral dalam Iklim Global

Langkah diplomatik ini selaras dengan arahan politik luar negeri Indonesia yang tetap fokus pada ketahanan dan persatuan dalam menghadapi ketidakpastian global. Menteri Luar Negeri Arrmanatha menegaskan bahwa seluruh kebijakan tetap selaras dengan arahan Presiden. Dengan sambutan hangat, "Selamat datang di Indonesia. Mari bersama-sama memperkuat persahabatan dan membangun kerja sama demi kemajuan bersama," Indonesia berharap kehadiran 11 duta besar baru ini dapat mempercepat realisasi kerja sama yang saling menguntungkan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun budaya, serta memperkokoh posisi Indonesia di kancah internasional.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ