ITS dan PLN Gelar PLN ICE 2026: Wadah Inovasi Mahasiswa untuk Transisi Energi Nasional
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan PT PLN resmi meluncurkan kompetisi PLN Innovation and Competition in Electricity (ICE) 2026 di Sirkuit ITS, Surabaya, Jumat.
- Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) PLN ini menarik partisipasi 217 peserta dari sembilan perguruan tinggi di Indonesia.
- Mereka berlomba menunjukkan kemampuan teknis dalam merancang kendaraan listrik yang efisien dan inovatif.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan PT PLN resmi meluncurkan kompetisi PLN Innovation and Competition in Electricity (ICE) 2026 di Sirkuit ITS, Surabaya, Jumat. Ajang tahunan ini dirancang khusus untuk memacu kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik, yang dinilai krusial untuk mendukung transisi energi nasional dari bahan bakar fosil ke sumber energi bersih.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) PLN ini menarik partisipasi 217 peserta dari sembilan perguruan tinggi di Indonesia. Mereka berlomba menunjukkan kemampuan teknis dalam merancang kendaraan listrik yang efisien dan inovatif. Rektor ITS, Prof. Dr. (HC) Bambang Pramujati, menegaskan bahwa event ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan ruang strategis bagi generasi muda untuk menguji gagasan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi baru dan terbarukan (EBT).
Dukungan Institusional untuk Kemandirian Teknologi
Menurut Bambang, sektor energi ke depan menghadapi tantangan signifikan berupa peningkatan kebutuhan energi dan tuntutan efisiensi. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran vital dalam mendorong pengembangan EBT untuk mewujudkan kemandirian energi nasional. Mochamad Soleh, General Manager PLN Puslitbang, menambahkan bahwa kompetisi ini bertujuan mengasah kompetensi mahasiswa dalam membangun kemandirian teknologi. Ia berharap karya para peserta dapat berkontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon dioksida dan polusi udara melalui pengembangan kendaraan listrik.
- 217 peserta dari sembilan perguruan tinggi berpartisipasi dalam kompetisi.
- Kategori utama meliputi Gokart Electric Vehicle (EV), Micro EV, Drag EV, dan Startup Ketenagalistrikan.
- Fitra Eri, influencer otomotif, hadir sebagai penilai untuk memberikan masukan terkait fitur keselamatan kendaraan.
Manfaatkan Teknologi untuk Masa Depan Energi Indonesia
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Fitra Eri diundang untuk mengulas kendaraan hasil karya mahasiswa. Masukan krusial mengenai fitur keselamatan yang ia berikan diharapkan menjadi bahan evaluasi utama bagi peserta untuk mengembangkan prototipe kendaraan listrik yang lebih aman dan andal di masa depan. Babak final untuk Gokart EV dan Micro EV Rally dijadwalkan berlangsung di Sirkuit ITS, sedangkan kompetisi Drag EV akan digelar di Sirkuit Kenjeran Park (Kenpark) pada Minggu (8/11) mendatang.
Dengan kolaborasi ini, ITS dan PLN optimis bahwa inovasi yang lahir dari ruang kuliah dan laboratorium mahasiswa akan menjadi penggerak utama dalam mewujudkan masa depan energi Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan. Keterlibatan para ahli industri dan akademisi dalam setiap tahap kompetisi memastikan bahwa output teknologi yang dihasilkan memiliki relevansi tinggi dan siap dikontribusikan ke dalam ekosistem energi nasional.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

APP Perkuat Ekspansi Produk Kertas Hijau di CIIE ke-9, Luncurkan Foopak Baking Paper

Kebakaran Restoran Solaria di Blok M Square: Dugaan Kebocoran Gas Luka-lukai 4 Karyawan

KPK Dalami Temuan Penggeledahan Kantor Bupati Klaten Lewat Pemeriksaan Plt Bupati Mahanni
