Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Sudin Tamhut Jakarta Selatan Tanam Lima Pohon Tabebuya Pink untuk Percantik TPU Pasar Minggu

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Metro
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Sudin Tamhut Jakarta Selatan Tanam Lima Pohon Tabebuya Pink untuk Percantik TPU Pasar Minggu
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Inisiatif ini merupakan bagian dari program rutin "Jumat Menanam" yang menyasar area-area yang masih gersang dan memiliki banyak lahan kosong belum termanfaatkan secara optimal.
  • "Lokasi ini memang masih terlihat banyak lahan kosong yang belum ditanami pepohonan.
  • Untuk itu, hari ini program Jumat Menanam kami sasar lokasi tersebut," ujar Herlina di Jakarta, Jumat.

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan mengambil langkah strategis untuk meningkatkan estetika dan kualitas lingkungan dengan menanam lima pohon tabebuya pink di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pasar Minggu, Ragunan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program rutin "Jumat Menanam" yang menyasar area-area yang masih gersang dan memiliki banyak lahan kosong belum termanfaatkan secara optimal.

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Selatan, Herlina Merinda, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi TPU Pasar Minggu didasarkan pada kondisi lapangan yang menunjukkan adanya ruang terbuka yang belum ditanami pepohonan. "Lokasi ini memang masih terlihat banyak lahan kosong yang belum ditanami pepohonan. Untuk itu, hari ini program Jumat Menanam kami sasar lokasi tersebut," ujar Herlina di Jakarta, Jumat. Langkah ini bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat bahwa lahan pemakaman dapat menjadi kawasan hijau yang asri dan fungsional.

Alasan Pemilihan Tabebuya Pink dan Strategi Penghijauan

Keputusan memilih tabebuya pink bukan tanpa alasan teknis dan estetis. Herlina mengungkapkan bahwa jenis pohon ini dipilih karena nilai estetika tingginya, terutama saat bunga bermekaran, yang mampu mempercantik suasana sekitar. Selain itu, tabebuya pink dinilai memiliki ketahanan yang baik terhadap perubahan iklim serta sistem perakaran yang ramah terhadap infrastruktur di sekitarnya, sehingga meminimalkan risiko kerusakan fasilitas publik.

Adapun poin-poin utama pertimbangan pemilihan tanaman ini meliputi:

  • Nilai estetika tinggi saat bunga bermekaran.
  • Ketahanan yang baik terhadap perubahan iklim.
  • Sistem perakaran yang tidak merusak infrastruktur sekitar.
  • Kemampuan mengubah lahan gersang menjadi kawasan hijau.

Herlina menegaskan bahwa upaya ini tidak berhenti pada penanaman saja, melainkan juga mencakup komitmen perawatan berkelanjutan. "Kami akan terus menggencarkan penanaman pohon di lokasi-lokasi yang memang kurang hijau. Selain menanam, kami juga tentunya akan melakukan perawatan dengan baik," ucapnya, menandakan pendekatan holistik dalam pengelolaan lingkungan kota.

Respons Warga dan Dampak Lingkungan Jangka Panjang

Upaya penghijauan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga, Sukamto, mengapresiasi langkah Sudin Tamhut Jakarta Selatan. Menurutnya, keberadaan tabebuya pink akan memberikan dampak visual yang signifikan, membuat area pemakaman menjadi lebih asri dan indah, khususnya saat tanaman tersebut berbunga. "Sangat bagus, apalagi kita tahu tabebuya pink ini saat bermekaran bunganya sangat bagus. Ya, tentunya membuat area ini semakin asri dan indah nantinya," kata Sukamto.

Melalui program Jumat Menanam, Sudin Tamhut Jakarta Selatan berupaya memperbanyak area hijau di lokasi-lokasi yang masih minim pepohonan. Dampak dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya terbatas pada perbaikan estetika, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan ruang atau lahan yang belum optimal menjadi kawasan hijau yang bermanfaat bagi lingkungan urban Jakarta Selatan secara keseluruhan.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ