Ketua MA Bolivia Kabur ke Luar Negeri, Tuduh Pemerintah Lakukan Persekusi

- Romer Saucedo , Ketua Mahkamah Agung Bolivia, resmi melarikan diri ke luar negeri bersama keluarganya menyusul tuduhan intimidasi dari pemerintah Presiden Rodrigo Paz .
- Kepergian Saucedo mengungkapnya pada Rabu (4/11/2026) melalui platform X, menyatakan dirinya sedang berada dalam pengasingan karena mengkhawatirkan merekayasa bukti untuk mendiskreditkannya.
- Meski demikian, Saucedo tidak mengungkapkan negara tujuan pengasingannya maupun tuduhan spesifik yang diarahkan kepadanya.
Romer Saucedo, Ketua Mahkamah Agung Bolivia, resmi melarikan diri ke luar negeri bersama keluarganya menyusul tuduhan intimidasi dari pemerintah Presiden Rodrigo Paz. Peristiwa tersebut memicu ketegangan serius antara lembaga peradilan tertinggi Bolivia dan eksekutif, terutama di tengah penyelidikan intensif terhadap pejabat kehakiman yang diduga terjerat jaringan perdagangan narkoba yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat.
Kepergian Saucedo mengungkapnya pada Rabu (4/11/2026) melalui platform X, menyatakan dirinya sedang berada dalam pengasingan karena mengkhawatirkan merekayasa bukti untuk mendiskreditkannya. Meski demikian, Saucedo tidak mengungkapkan negara tujuan pengasingannya maupun tuduhan spesifik yang diarahkan kepadanya. Secara hukum, sebagai Ketua Mahkamah Agung, ia memiliki kekebalan jabatan, namun ia menegaskan tidak berniat mengundurkan diri, meskipun posisinya terancam hilang jika ia tidak kembali menjalankan tugas dalam enam hari ke depan.
Krisis Hukum di Tengah Genggaman Politik Amerika Serikat
Langkah Saucedo menambah eskalasi konflik pasca-penahanan mantan Jaksa Agung Bolivia, Roger Mariaca, hanya dua hari setelah masuk daftar hitam pemerintah AS karena tuduhan suap terkait narkotika. Sebagai gantinya, Jose Armando Urioste ditunjuk sebagai Jaksa Agung sementara dan telah menerbitkan surat perintah penangkapan baru atas dugaan keterlibatan dalam organisasi kriminal perdagangan zat terlarang.
Proses hukum ini berlangsung dalam konteks geopolitik di mana pemerintahan Presiden Donald Trump secara aktif mendukung pemberantasan perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin. Bolivia secara resmi memperkuat kemitraan dengan Washington, termasuk bergabung dengan aliansi Shield of the Americas pada Maret lalu, meski detail mekanisme kerja samanya masih belum dijabarkan secara komprehensif.
Respons Preseden dan Penunjukan Ketua Sementara
Menanggapi situasi tersebut, Presiden Rodrigo Paz memberikan komentar saat menghadiri forum bisnis di Spanyol. Ia membalikkan tuduhan Saucedo dengan menyatakan kepergiannya merupakan kabar menyedih namun melegakan bagi masa depan sistem peradilan Bolivia.
"Dia meninggalkan negara ini karena terdapat sejumlah tuduhan atau penyelidikan terkait model sistem peradilan kita," tegas Paz tanpa merinci kasus yang dimaksud. Untuk menjamin kontinuitas negara, Mahkamah Agung menunjuk hakim senior, Rosmery Ruiz, sebagai ketua sementara, menandai transisi kepemimpinan dalam masa krisis konstitusional yang belum pernah terjadi sebelumnya di Bolivia.
BERITA TERKAIT (Hukum)

Akses Pembebasan Eks Ketua EOBI Pakistan Dilanggar, Kasus Korupsi Rp2,6 Triliun Kembali ke Meja Hijau

Jokowi Bantah Ijazah Palsu, Ajudan Pribadi dan Dumatno Jadi Saksi Kunci Pekan Depan

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Dinilai Sebagai Otak Pemberi Izin
