Daihatsu Optimis: Penjualan 10 Bulan 2026 Melonjak 8% Dipimpin Gran Max
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

- Performa pasar otomotif nasional kembali menunjukkan dinamika positif bagi Astra Daihatsu Motor (ADM).
- Lonjakan ini menegaskan posisi strategis brand Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di tengah persaingan yang ketat.
- Dominasi segmen kendaraan niaga kecil menjadi penopang utama keberhasilan tersebut.
Performa pasar otomotif nasional kembali menunjukkan dinamika positif bagi Astra Daihatsu Motor (ADM). Data penjualan ritel sepanjang Januari hingga Oktober 2026 mencatatkan angka signifikan sebesar 121.471 unit, sebuah prestasi yang mengalami pertumbuhan sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang kala itu hanya mencapai 112.530 unit. Lonjakan ini menegaskan posisi strategis brand Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di tengah persaingan yang ketat.
Dominasi segmen kendaraan niaga kecil menjadi penopang utama keberhasilan tersebut. Model Gran Max secara fantastis menyumbang 62.377 unit, atau setara dengan sekitar 51 persen dari total penjualan perusahaan selama 10 bulan pertama tahun ini. Secara spesifik, penjualan Gran Max sendiri mengalami peningkatan tajam sebesar 29 persen jika dibandingkan dengan capaian Januari-Oktober 2025, menunjukkan ketahanan daya tarik model ini bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Andalan Segmen LCGC dan Terios Jadi Penggerak
Di samping lini niaga, segmen low cost green car (LCGC) dan SUV kompak turut andil dalam menopang omzet perusahaan. Kombinasi model Ayla dan Sigra mencatatkan penjualan gabungan sebanyak 36.459 unit, menyumbang sekitar 30 persen dari total penjualan. Di sisi lain, Daihatsu Terios yang menyasar segmen keluarga muda membukukan 12.425 unit atau kontribusi 10 persen terhadap total penjualan periode tersebut. Tiga pilar utama iniโniaga, LCGF, dan SUVโmembentuk fondasi kokoh portofolio penjualan Daihatsu.
Secara bulanan, tren pertumbuhan juga terlihat jelas pada data Oktober 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Model Ayla terjual 1.005 unit (tumbuh 32 persen), Sigra mencatat 2.744 unit (naik 17 persen), dan Terios membukukan 1.305 unit (tumbuh 12 persen). Data terperinci per model ini mengindikasikan bahwa permintaan terhadap kendaraan hemat bahan bakar dan serbaguna masih sangat tinggi di pasar Indonesia.
Strategi Pemasaran: Fokus pada Kebutuhan Pelanggan
Rokky Irvayan, Marketing Director & Corporate Function Director Astra Daihatsu Motor (ADM), menyatakan bahwa capaian kuartal ketiga dan awal kuartal keempat ini menjadi dorongan moral bagi perusahaan. "Bagi kami, angka penjualan ini menjadi dorongan untuk terus memahami apa yang dibutuhkan masyarakat, baik kendaraan untuk keluarga, aktivitas sehari-hari, maupun usaha," ujar Rokky dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu (4/11).
Ia menegaskan bahwa strategi ke depan akan difokuskan pada kemudahan kepemilikan kendaraan bagi pelanggan. Dengan menjaga kepercayaan pasar melalui layanan purna jual yang baik dan produk yang relevan, Daihatsu berharap dapat mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun 2026, sekaligus memperkuat pangsa pasarnya di segmentasi kendaraan komersial dan keluarga.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Pemprov Maluku hingga DKI Jakarta Perpanjang Gelombang Pemutihan Denda Pajak Kendaraan

Dongfeng Incar Hak Debut Baterai CATL Shenxing Gen 3: Isi Penuh Hanya 6 Menit

Kampanye Servis Fuso Canter Tembus 4.000 Unit, Aji Jaya: Proses Bertahap Demi Jaga Operasional 24 Jam
