70 Kapal Nelayan Meriahkan Pesta Rakyat Pulau Sabira, Jembatan Ekowisata Bahari di Kepulauan Seribu

- Sebanyak 70 kapal nelayan menjadi panggung utama kreativitas dalam Lomba Hias Perahu yang digelar pada Pesta Rakyat Pulau Sabira 2026.
- Acara ini berlangsung di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Kepulauan Seribu.
- Perhelatan yang inisiatifnya datang dari pemuda dan warga lokal ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi manifestasi kearifan lokal yang mengokohkan identitas bahari masyarakat kepulauan.
Sebanyak 70 kapal nelayan menjadi panggung utama kreativitas dalam Lomba Hias Perahu yang digelar pada Pesta Rakyat Pulau Sabira 2026. Acara ini berlangsung di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Kepulauan Seribu. Perhelatan yang inisiatifnya datang dari pemuda dan warga lokal ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi manifestasi kearifan lokal yang mengokohkan identitas bahari masyarakat kepulauan.
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menilai kegiatan tersebut memiliki dimensi strategis yang melampaui tontonan semata. Baginya, lomba hias perahu merupakan upaya konkret dalam melestarikan tradisi sekaligus memperkuat potensi lokal yang dapat ditransformasikan menjadi daya ungkit sektor pariwisata. Fadjar menegaskan bahwa kekompakan warga serta regenerasi pemuda di Pulau Sabira merupakan aset berharga yang membanggakan dan harus terus dijaga semangatnya.
Dimensi Budaya dan Potensi Ekonomi Lewat Ekowisata
Menurut Fadjar, pelestarian kearifan lokal perlu berjalan beriringan dengan inovasi yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Ia mengajak para pemuda untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga ekosistem laut serta mengembangkan konsep ekowisata yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, Pulau Sabira diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatanya, menjadikan tradisi bahari sebagai komoditas wisata yang bernilai ekonomi tinggi tanpa mengorbankan kelestarian alam. Langkah ini sejalan dengan semangat harmoni manusia dan alam dalam pengelolaan sumber daya bahari.
Kegiatan ini juga mencerminkan rasa syukur nelayan dan upaya mempererat tali silaturahmi. Selain lomba hias perahu, rangkaian pesta rakyat dimeriahkan dengan berbagai agenda yang memperkaya pengalaman pengunjung, di antaranya:
- Tasyakuran pesta laut sebagai ungkapan rasa syukur nelayan.
- Panggung seni budaya yang menampilkan kesenian khas kepulauan.
- Bazar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memfasilitasi produk lokal.
- Hiburan musik serta atraksi kembang api untuk publik.
- Pelepasan penyu sebagai simbol kepedulian terhadap konservasi laut.
Kolaborasi CSR dan Rencana Festival Mancing
Ketua Pelaksana Pesta Rakyat, Gunawan, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap dukungan yang mengalir dari berbagai pihak. Ia mencatat bahwa selain jajaran Pemkab Kepulauan Seribu, keterlibatan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi faktor kunci suksesnya acara ini. Dukungan lintas sektoral tersebut dianggap menjadi penyemangat bagi warga untuk terus menjaga kebersamaan dan memajukan Pulau Sabira sebagai destinasi wisata bahari unggulan.
Sebagai penutup rangkaian acara, Gunawan mengungkapkan rencana penyelenggaraan Festival Mancing keesokan harinya. Atraksi ini diharapkan mampu menarik wisatawan dari daratan Jakarta,ไป่ memperluas jangkauan dampak ekonomi dari Pesta Rakyat. Dengan sinergi antara pemerintah, pemuda, dan sektor swasta, tradisi bahari di Pulau Sabira terus dipelihara dan dikembangkan, menegaskan posisinya sebagai simpul wisata dan budaya di wilayah Kepulauan Seribu. Penguatan sektor wisata seperti ini menjadi penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi wilayah metropolitan dan sekitarnya.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Taman Bendera Pusaka Raih Penghargaan Seoul Design Award, Pramono Anung Akui Pengakuan Dunia atas Revitalisasi Ruang Hijau

Sudin Tamhut Jakarta Selatan Tanam Lima Pohon Tabebuya Pink untuk Percantik TPU Pasar Minggu

Alih Fungsi Aset Eks Tambang: ESDM Serahkan Lahan 137 Hektare di Kukar ke Kopassus untuk Pertahanan Negara
