Tangis Haru Suryani: Komisaris PLN Nyalakan Listrik Gratis di Langkat Lewat Program Light Up The Dream

- Tangis haru Suryani , warga Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, Kabupaten Langkat, pecah saat impiannya memiliki sambungan listrik mandiri akhirnya terwujud.
- Selama bertahun-tahun, Suryani harus bergantung pada listrik tetangga untuk kebutuhan sehari-hari.
- Momen ini menandai berakhirnya ketergantungan listrik bagi Suryani dan dua keluarga lainnya, yakni Rudi Antoni dan Muhammad Azwar, yang juga menerima bantuan serupa.
Tangis haru Suryani, warga Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, Kabupaten Langkat, pecah saat impiannya memiliki sambungan listrik mandiri akhirnya terwujud. Selama bertahun-tahun, Suryani harus bergantung pada listrik tetangga untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, pada awal November 2026, kebahagiaan menyelimuti rumahnya ketika Ali Masykur Musa, Komisaris Independen PT PLN (Persero), hadir langsung untuk menyalakan listrik melalui program Light Up The Dream (LUTD). Momen ini menandai berakhirnya ketergantungan listrik bagi Suryani dan dua keluarga lainnya, yakni Rudi Antoni dan Muhammad Azwar, yang juga menerima bantuan serupa.
Di hadapan Ali Masykur, Suryani tak kuasa menahan air mata syukur. Ali mengajak Suryani bersama-sama menyalakan listrik dengan mengucapkan basmalah, sebuah momen yang diiringi tepuk tangan warga setempat. "Program Light Up The Dream ini merupakan bantuan dari kawan-kawan PLN untuk masyarakat yang membutuhkan. Ayo, Ibu, dengan mengucap bismillah kita nyalakan," ujar Ali Masykur dalam keterangan resmi.
Mekanisme Bantuan dan Penyaluran Paket Sembako
Program LUTD bukan sekadar penyambungan kabel, melainkan inisiatif sosial yang didanai oleh donasi sukarela pegawai PLN untuk membantu keluarga prasejahtera. Selain sambungan listrik gratis, PLN juga menyerahkan bantuan token listrik dan paket sembako kepada ketiga keluarga penerima manfaat. Lebih luas lagi, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, bantuan paket sembako turut disalurkan kepada 30 kepala keluarga di wilayah yang sama, menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sekitar area operasionalnya.
Penyaluran bantuan ini disaksikan oleh jajaran manajemen PLN, termasuk Executive Vice President Pelayanan Pelanggan dan Niaga PT PLN (Persero) Raditya Hari Nugraha, General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad, serta Manager PLN UP3 Binjai Muhammad Isra. Kehadiran mereka menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang terstruktur dan terukur.
Dampak Sosial dan Komitmen Pemerataan Akses Energi
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan bahwa kehadiran listrik memiliki arti lebih dari sekadar penerangan. "Di balik setiap sambungan listrik yang kita nyalakan, ada harapan keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik... ini bukan sekadar penyambungan listrik, tetapi juga upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, mulai dari kenyamanan beraktivitas, mendukung pendidikan anak-anak, hingga meningkatkan produktivitas keluarga," ujar Rizky. Ia menekankan bahwa pemerataan akses kelistrikan harus beriringan dengan kepedulian sosial agar manfaat pembangunan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Rizky mengapresiasi semangat gotong royong para pegawai PLN yang menyisihkan penghasilannya untuk program LUTD. "Energi bukan hanya tentang listrik yang mengalir ke rumah-rumah, tetapi juga tentang semangat gotong royong yang mampu menyalakan harapan dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat," tambahnya. Bagi Suryani, momen ini menjadi hari yang tak terlupakan, mengubah harapan sederhana menjadi kenyataan nyata yang meningkatkan kualitas hidup keluarganya secara signifikan.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Jatuhnya Besok, ULTJ Usung Akuisisi Frisian Flag Rp14,57 T Lewat Mekanisme Inbreng Saham

Sinergi Danantara dan DPR Buka Jalan Kebangkitan Industri Tekstil RI Melalui Ekosistem Terintegrasi

Momen Haru: Komisaris PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Tiga Keluarga Prasejahtera di Langkat
