Dua Polisi PJR Banten Terluka Parah Ditabrak Lari di Tol, Terseret Ratusan Meter
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Banten, Bripda Rizki Novyandri dan Briptu Wahyu , mengalami luka-luka akibat insiden tabrak lari di ruas Tol Rangkasbitung-Panimbang KM 70 B.
- Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.40 WIB, ketika kedua petugas tengah melaksanakan patroli rutin dan menemukan sebuah Toyota Avanza yang berhenti di bahu jalan.
- Menurut narasi video yang beredar, pengemudi diduga sedang melakukan aksi mesum di dalam kendaraan, yang memicu pengecekan oleh petugas.
Dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Banten, Bripda Rizki Novyandri dan Briptu Wahyu, mengalami luka-luka akibat insiden tabrak lari di ruas Tol Rangkasbitung-Panimbang KM 70 B. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.40 WIB, ketika kedua petugas tengah melaksanakan patroli rutin dan menemukan sebuah Toyota Avanza yang berhenti di bahu jalan. Menurut narasi video yang beredar, pengemudi diduga sedang melakukan aksi mesum di dalam kendaraan, yang memicu pengecekan oleh petugas.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, mengonfirmasi bahwa kedua personel PJR Induk WSP tersebut menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari. "Kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menimpa dua personel Patroli Jalan Raya (PJR) Induk WSP di ruas Tol Rangkasbitung-Panimbang, KM 70 B, wilayah hukum Polda Banten," ujar Kombes Maruli dalam keterangannya pada Kamis (5/11/2026). Insiden ini memicu perhatian publik luas mengingat risiko tinggi yang dihadapi petugas saat bertugas di jalur tol.
Kronologi Tabrak Lari dan Penangkapan Pelaku
Kejadian bermula saat petugas menghentikan kendaraan dinas di belakang Avanza untuk memastikan kondisi pengemudi. Namun, ketika kedua petugas turun dan hendak menghampiri, pengemudi secara tiba-tiba tancap gas dan menabrak mereka. Bripda Rizki Novyandri yang kaget sempat berpegangan pada kap mesin dan terseret hingga ratusan meter (disebutkan hingga 600 meter dalam narasi video) sebelum akhirnya terjatuh dan terlindas. Pengemudi kemudian melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian, sementara Briptu Wahyu juga mengalami luka-luka akibat benturan tersebut. Kasus ini terkait erat dengan insiden serupa di mana dua polisi juga menjadi korban dan pelaku akhirnya ditangkap setelah menyeret petugas, seperti dilaporkan dalam insiden tabrak lari di Tol Rangkas-Panimbang.
Berdasarkan informasi terbaru, dua orang yang berada di dalam Toyota Avanza tersebut telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Kedua korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari pengguna jalan yang melintas sebelum segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut. Respons cepat dari masyarakat dan aparat menjadi kunci dalam penanganan awal pasca-kecelakaan.
Kondisi Korban dan Tindakan Medis
Akibat insiden tersebut, kondisi kedua petugas mengalami perbedaan tingkat keparahan. Bripda Rizki Novyandri saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Kramat Jati dalam kondisi belum sadarkan diri. Sementara itu, Briptu Wahyu menjalani rawat jalan di rumah setelah mendapatkan penanganan medis awal. Pihak kepolisian terus memantau perkembangan kondisi kedua personelnya.
Insiden ini menjadi pengingat akan tantangan dan risiko yang dihadapi personel lalu lintas saat melakukan patroli di jalan tol. Polda Banten berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tabrak lari ini dan memberikan tindakan tegas kepada pihak yang bertanggung jawab. Publik diharapkan dapat memberikan dukungan moril bagi kedua petugas yang sedang berjuang pulih dari cedera yang diderita.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Mabes Polri Resmi Detensi Tiga Jenderal di Rutan Brimob, Satu Tersangka Baru Ditahan Akibat Kondisi Kesehatan

Polri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Dipimpin Langsung Kabareskrim

Polri Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
