PERURI Raih Predikat 'Very Good' di Ajang Transformasi Bisnis, Perkuat Ekosistem GovTech Indonesia

- Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) resmi menyandang predikat Very Good dalam ajang bergensi Indonesia Best Business Transformation 2026.
- Kepala Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PERURI, Farah Fitria Rahmayanti , menegaskan bahwa perubahan teknologi ini tetap berpijak pada prinsip kedaulatan dan keaslian.
- "Teknologi yang digunakan memang berubah, tetapi prinsip yang dijalankan tetap sama, yaitu menjaga kedaulatan serta menjamin keaslian," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat.
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) resmi menyandang predikat Very Good dalam ajang bergensi Indonesia Best Business Transformation 2026. Pencapaian ini menegaskan keseriusan PERURI dalam menggeser pola bisnisnya dari konvensional menuju penyedia layanan digital yang terintegrasi, tanpa mengorbankan fondasi keamanan yang telah dijaga selama lebih dari lima dekade.
Kepala Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PERURI, Farah Fitria Rahmayanti, menegaskan bahwa perubahan teknologi ini tetap berpijak pada prinsip kedaulatan dan keaslian. "Teknologi yang digunakan memang berubah, tetapi prinsip yang dijalankan tetap sama, yaitu menjaga kedaulatan serta menjamin keaslian," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat. Penilaian dalam ajang tersebut berfokus pada tema Driving Smart Business Transformation towards Corporate Maturity and Sustainability, yang mengukur kematangan organisasi serta keberlanjutan perusahaan.
Strategi Modernisasi dan Peran sebagai GovTech
Transformasi PERURI bukan sekadar pembaruan sistem, melainkan restrukturisasi strategis yang mencakup pengembangan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan penyesuaian standar operasional. Langkah ini sejalan dengan penugasan PERURI sebagai GovTech Indonesia, lembaga yang berperan krusial dalam mendukung integrasi layanan digital pemerintah pusat hingga daerah.
- Penguatan pengelolaan risiko berbasis teknologi.
- Pengembangan talenta digital untuk adaptasi pasar.
- Peningkatan kapasitas organisasi untuk bisnis berbasis teknologi.
Farah menambahkan, pengembangan kapabilitas digital ini merupakan bagian dari strategi menyesuaikan diri dengan dinamika kebutuhan pasar, sekaligus memperluas ekosistem bisnis PERURI di luar sekadar pencetakan uang.
Impian Ekspansi Layanan dan Ketahanan Nasional
Dengan raihan penghargaan ini, PERURI menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan pengembangan infrastruktur teknologi guna mendukung ekspansi layanan digital. Peran sebagai GovTech Indonesia diharapkan dapat mengakselerasi efisiensi birokrasi digital di Indonesia, sesuai dengan harapan pemerintah agar entitas GovTech dapat menjadi super apps nasional yang andal, mirip seperti semangat transformasi digital yang ditunjukkan oleh instansi lain, salah satunya transformasi digital di Sumedang. Ke depan, PERURI akan fokus pada penguatan kompetensi SDM untuk memastikan bahwa keamanan dan keaslian produk tetap menjadi prioritas utama di tengah pesatnya adopsi teknologi digital di sektor publik.
BERITA TERKAIT (Ekonomi)

Pemerintah Raih Respons Positif Lewat Penerbitan Sukuk Global 3 Miliar Dolar AS

Tiza Mafira: Gejolak Geopolitik Dorong Investasi Energi Terbarukan Melampaui Migas

Laba Operasi Toyota Melonjak 34 Persen, Proyeksi Tahunan Naik Menjadi 3,9 Triliun Yen
