Menaker Buka Pelatihan Vokasi Cirebon untuk 2.000 Peserta, Targetkan Lahirnya Wirausaha Baru
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Pernyataan ini disampaikannya di Jakarta, Jumat, saat menyoroti potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bagi para peserta setelah mengikuti program pelatihan.
- Menurut Yassierli, langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan secara gratis dan inklusif , selaras dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis.
- Ia menekankan bahwa setiap warga negara, dari Sabang sampai Merauke, memiliki hak yang setara untuk mendapatkan penghidupan layak.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi kini tidak sekadar menjadi gerbang menuju dunia kerja, tetapi juga katalisator bagi lahirnya wirausaha baru yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan di daerah. Pernyataan ini disampaikannya di Jakarta, Jumat, saat menyoroti potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bagi para peserta setelah mengikuti program pelatihan.
Menurut Yassierli, langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan secara gratis dan inklusif, selaras dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis. Ia menekankan bahwa setiap warga negara, dari Sabang sampai Merauke, memiliki hak yang setara untuk mendapatkan penghidupan layak.
Inklusivitas Peserta dan Dukungan Fasilitas
Program Pelatihan Vokasi Nasional menargetkan 340.000 peserta pada tahun ini. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan fasilitas lengkap berupa uang saku, makan siang, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Pendekatan ini ditujukan untuk merangkul berbagai segmen masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Yassierli menekankan semangat kompetisi yang sehat di antara peserta. "Siapa pun dia, bagaimanapun kondisinya, ... semua berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan takut bersaing," ujar Menaker. Hal ini memperlihatkan pergeseran paradigma dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta kerja yang memiliki daya saing tinggi.
Realisasi di Cirebon dan Skema Kolaborasi
Sebagai implementasi nyata, Yassierli membuka Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Wilayah Cirebon bagi 2.000 peserta yang terdiri dari pencari kerja, penyandang disabilitas, dan korban PHK. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah daerah, balai pelatihan, dan lembaga mitra dengan skema Tailor Made Training (TMT), bantuan program swasta, serta program Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK).
Secara spesifik, di Kabupaten Cirebon terdapat 20 pekerja terdampak PHK dan 50 penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan kewirausahaan. Seluruh peserta akan dibekali melalui 32 kejuruan pelatihan yang variatif, antara lain:
- Menjahit pakaian
- Teknisi AC residensial
- Pembuatan kue dan hospitality
- Reparasi kendaraan
Dengan variasi kejuruan yang luas, diharapkan tingkat kebekerjaan lulusan pelatihan vokasi dapat mencapai target optimal dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Proyek BRT Mebidang WEGE Lampaui Target, 2.850 Pohon Ditanam Untuk Revitalisasi Ruang Hijau Medan

Pramono Anung Pastikan Stok Pangan dan BBM Jakarta Aman, Imbau Warga Hindari Panic Buying

Gubernur DKI Ingin Kamal Muara Jadi Kebun Raya Mangrove, Target Realisasi 2027
