Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Proyek BRT Mebidang WEGE Lampaui Target, 2.850 Pohon Ditanam Untuk Revitalisasi Ruang Hijau Medan

Berita NasionalAhmad HidayatAhmad HidayatSumber: Antara News
Ahmad Hidayat
Ahmad Hidayat
Analis Politik

Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Proyek BRT Mebidang WEGE Lampaui Target, 2.850 Pohon Ditanam Untuk Revitalisasi Ruang Hijau Medan
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) memastikan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur transportasi massal tidak mengorbankan aspek lingkungan.
  • Langkah strategis ini menjadi wujud kepatuhan penuh perusahaan dalam menyeimbangkan target fisik proyek dengan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kelestarian ekosistem lokal di wilayah Sumatera Utara.
  • Sebaran Titik Tanam dan Detail Infrastruktur Penanaman bibit pohon tersebut didistribusikan secara terukur ke enam titik strategis untuk memulihkan ruang hijau yang terdampak pembersihan lahan.

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) memastikan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur transportasi massal tidak mengorbankan aspek lingkungan. Melalui proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang Halte on Corridor, perusahaan telah merampungkan penanaman 2.850 bibit pohon di Kota Medan sebagai bentuk mitigasi dampak alih fungsi lahan selama proses konstruksi. Langkah strategis ini menjadi wujud kepatuhan penuh perusahaan dalam menyeimbangkan target fisik proyek dengan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kelestarian ekosistem lokal di wilayah Sumatera Utara.

Sebaran Titik Tanam dan Detail Infrastruktur

Penanaman bibit pohon tersebut didistribusikan secara terukur ke enam titik strategis untuk memulihkan ruang hijau yang terdampak pembersihan lahan. Rincian distribusi pohon pengganti itu adalah sebagai berikut:

  • Jl. Stela Raya (Medan Tuntungan): 50 bibit Mahoni
  • Jl. Lizardy Putra (Medan Tuntungan): 250 bibit Mahoni
  • Jl. Flamboyan II (Medan Tuntungan): 400 bibit Mahoni
  • Jl. Bunga Pariaman (Medan Tuntungan): 800 bibit campuran Tabebuya, Ketapang, dan Barito
  • Jl. Petunia Raya (Medan Tuntungan): 600 bibit campuran Ketapang dan Barito
  • Jl. Pinggiran Kanal (Medan Johor): 750 bibit Mahoni

Di sisi teknis, sistem BRT Mebidang dirancang dengan halte on corridor atau penempatan halte di median tengah jalan. Desain ini bertujuan meminimalisir konflik lalu lintas dengan kendaraan pribadi serta memastikan bus dapat bermanuver lancar di lajur khusus guna menjamin ketepatan waktu tempuh bagi masyarakat.

Pencapaian Operasional dan Komitmen Keberlanjutan

Per 25 Oktober 2026, progres pembangunan fisik proyek ini telah menyentuh angka 15%, sebuah pencapaian yang tercatat melampaui rencana awal proyek. Akselerasi ini ditandai dengan telah berdirinya struktur baja utama di enam lokasi halte, meliputi Halte BS 04 PRSU, BS 05 Jasa Raharja, BS 06 Sei Sikambing, BS 08 Ayahanda, BS 09 Simpang Barat, dan BS 10 Plaza Medan Fair. Setiap halte dibangun dengan luasan yang disesuaikan dengan tata letak dan kebutuhan sirkulasi penumpang di lokasi masing-masing.

Menanggapi capaian tersebut, Mahendra Vijaya, Direktur Utama WEGE, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berorientasi ganda pada fungsionalitas dan keberlanjutan. "Pencapaian progres yang melampaui target ini membuktikan komitmen WEGE dalam memberikan solusi transportasi massal yang efisien... Di saat yang sama, penanaman 2.850 bibit pohon ini adalah wujud nyata tanggung jawab kami untuk memastikan kelestarian ekosistem," ungkap Mahendra. Kehadiran proyek ini diproyeksikan menjadi percontohan ideal bagi pembangunan infrastruktur modern yang menjunjung tinggi aspek pelestarian lingkungan hingga beroperasi penuh.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ