Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Wamen HAM Desak Penyelidikan Transparan Insiden Pidie, Ingatkan Risiko Ancam Perdamaian Aceh

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Antara News
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Wamen HAM Desak Penyelidikan Transparan Insiden Pidie, Ingatkan Risiko Ancam Perdamaian Aceh
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, yang terjadi pada Rabu (4/11).
  • Peristiwa tersebut berawal dari penertiban bendera bintang bulan oleh personel TNI AD dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, yang memicu bentrokan dengan masyarakat setempat.
  • Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat tertembak di bagian dada dan 13 warga lainnya mengalami luka-luka.

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, yang terjadi pada Rabu (4/11). Peristiwa tersebut berawal dari penertiban bendera bintang bulan oleh personel TNI AD dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, yang memicu bentrokan dengan masyarakat setempat. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat tertembak di bagian dada dan 13 warga lainnya mengalami luka-luka. Mugiyanto menegaskan bahwa perbedaan pandangan terkait simbol daerah seharusnya tidak berujung pada kekerasan yang mengancam nyawa, sekaligus mengekspresikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Desakan Penyelidikan dan Jaminan Keadilan

Dalam keterangannya di Jakarta, Mugiyanto mendesak adanya investigasi komprehensif yang mencakup dasar kewenangan tindakan aparat hingga dugaan penggunaan senjata api. Ia menekankan pentingnya transparansi untuk mengungkap fakta secara utuh serta menjamin hak korban atas keadilan dan pemulihan. "Jangan sampai peristiwa ini menghidupkan kembali ketegangan dan merusak kepercayaan masyarakat yang telah dibangun selama lebih dari dua dekade," ujarnya, mengingatkan bahwa semangat Perdamaian Helsinki harus dijaga.

Kondisi Kondusif dan Langkah Penyelesaian

Kondisi di lokasi telah mulai pulih. Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Teuku Mustafa Kamal, menyatakan bahwa keamanan di Desa Pulo Keunari kini kembali kondusif pasca-bentrokan. Meski demikian, persoalan penggunaan simbol kekhususan Aceh diinstruksikan untuk diselesaikan melalui jalur dialog dan mekanisme hukum.

  • Satu warga meninggal dunia akibat tembakan di dada.
  • 13 warga dan 6 personel TNI mengalami luka-luka.
  • Penyelidikan didesak untuk mencakup legalitas tindakan aparat.
  • Mekanisme penyelesaian harus menghormati semangat perdamaian Aceh.
Pemerintah diharapkan dapat merespons insiden ini dengan kehati-hatian agar tidak memicu eskalasi konflik di masa depan.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ