SiParkir dan AMAN Jadi Andalan Sorong Dampakkan Inovasi IGA 2026
Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

- Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menggandeng dua inovasi unggulan yakni Sistem Parkir Efektif (SiParkir) dan Asli Murni Aman Nutrisi (AMAN) sebagai kandidat kuat dalam Innovative Government Award (IGA) 2026.
- Kedua program ini dirancang untuk mengatasi dua masalah struktural utama: kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir dan ancaman residu kimia pada produk pangan lokal.
- Nimrod menjelaskan bahwa SiParkir muncul sebagai solusi atas lemahnya pengawasan dan belum adanya sistem retribusi yang terstandar.
Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menggandeng dua inovasi unggulan yakni Sistem Parkir Efektif (SiParkir) dan Asli Murni Aman Nutrisi (AMAN) sebagai kandidat kuat dalam Innovative Government Award (IGA) 2026. Langkah strategis ini diumumkan langsung oleh Nimrod Sesa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong, saat mempresentasikan capaian daerah di hadapan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Kamis. Kedua program ini dirancang untuk mengatasi dua masalah struktural utama: kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir dan ancaman residu kimia pada produk pangan lokal.
Nimrod menjelaskan bahwa SiParkir muncul sebagai solusi atas lemahnya pengawasan dan belum adanya sistem retribusi yang terstandar. Dengan pendekatan low cost, high impact, sistem ini mengedepankan transparansi digital untuk memastikan setiap penerimaan retribusi dapat dipertanggungjawabkan secara fiskal, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola parkir yang tertib.
Digitalisasi Retribusi dan Revolusi Keamanan Pangan
Implementasi SiParkir ditandai dengan penerapan tanda pengenal resmi bagi petugas dan pembentukan posko konsultasi, yang berujung pada optimalisasi tarif melalui Standar Operasional Prosedur (SOP). Di sisi lain, Dinas Tanaman Pangan menginisiasi inovasi AMAN untuk mengatasi praktik penggunaan pestisida kimia dosis berlebih, terutama menjelang masa panen yang berisiko mencemari pangan. Program ini difokuskan untuk mengurangi residu berbahaya dengan mengedukasi kelompok tani agar beralih ke metode yang lebih aman dan berkelanjutan.
Replikasi 87 Inovasi dan Penguatan Budaya Organisasi
Nimrod mengungkapkan bahwa Kabupaten Sorong telah mengirimkan 87 inovasi sejak tahun 2026, yang terbagi menjadi 51 inovasi pelayanan publik, 16 tata kelola pemerintahan, dan 20 urusan kewenangan daerah. Penguatan inovasi ini, khususnya melalui kampanye penggunaan pestisida nabati di Kampung Malamai, Distrik Mayamuk, bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem dan menyediakan pangan sehat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi replikasi untuk meningkatkan skor IGA serta memperkuat budaya inovasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Lestari Moerdijat Dorong Kolaborasi Tiga Pilar untuk Jaga Stabilitas Global di KTT Bosphorus

Gunung Bromo Erupsi Muntahkan Abu Setinggi 500 Meter, Warga Dilarang Masuk Radius 1 Kilometer

Indonesia Tekankan Prioritas Perlindungan Pelaut dan Kebebasan Navigasi di Sidang IMO Ke-138
