Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Gunung Bromo Erupsi Muntahkan Abu Setinggi 500 Meter, Warga Dilarang Masuk Radius 1 Kilometer

Berita NasionalBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Pimpinan Redaksi

Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Gunung Bromo Erupsi Muntahkan Abu Setinggi 500 Meter, Warga Dilarang Masuk Radius 1 Kilometer
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Gunung Bromo, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, dilaporkan mengalami erupsi pada Kamis (5/11) sore pukul 17.11 WIB.
  • Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bromo, Budi Marwanto , mengonfirmasi bahwa kolom letusan teramati membumbung setinggi 500 meter di atas puncak gunung tersebut.
  • Dalam keterangannya, Budi merinci bahwa tinggi kolom abu itu setara dengan 2.829 meter di atas permukaan laut, menandai aktivitas vulkanik yang signifikan pada akhir pekan tersebut.

Gunung Bromo, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, dilaporkan mengalami erupsi pada Kamis (5/11) sore pukul 17.11 WIB. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bromo, Budi Marwanto, mengonfirmasi bahwa kolom letusan teramati membumbung setinggi 500 meter di atas puncak gunung tersebut. Dalam keterangannya, Budi merinci bahwa tinggi kolom abu itu setara dengan 2.829 meter di atas permukaan laut, menandai aktivitas vulkanik yang signifikan pada akhir pekan tersebut.

Berdasarkan pantauan visual yang dilakukan tim pemantau, kolom abu vulkanik tersebut berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal yang bergerak ke arah barat. Peristiwa erupsi ini juga tercatat jelas di instrumen seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 46 detik. Meskipun kejadian utama telah terdeteksi, aktivitas pembentukan asap abu masih berlangsung pasca-letusan awal, di mana hembusan asap terdeteksi membubung cukup lama ke arah barat tanpa disertai oleh kegempaan letusan susulan yang signifikan.

Rincian Data Seismograf dan Peringatan Ancaman Freatik

Menyusul data teknis tersebut, Budi Marwanto menjelaskan bahwa amatan keluar asap abu terjadi hingga pukul 18.43 WIB. Selama periode tersebut, tinggi asap tetap konsisten di kisaran 500 meter ke arah barat, tidak disertai gempa letusan, dengan tremor dominan hanya 1 mm. Meski kondisi seismik relatif stabil setelah erupsi utama, pihak pengamat mengeluarkan peringatan keras mengenai ancaman letusan freatik. Fenomena ini dinilai berbahaya karena dapat terjadi secara tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas, sehingga menuntut kewaspadaan tingkat tinggi dari pihak di sekitar kawasan gunung.

  • Waktu Erupsi: Kamis, 5 November 2026, pukul 17.11 WIB.
  • Tinggi Kolom: 500 meter di atas puncak (2.829 mdpl).
  • Arah Abu: Ke arah barat dengan intensitas tipis hingga tebal.
  • Data Seismik: Amplitudo maksimum 23 mm, durasi 46 detik.

Imbauan Resmi dan Pembatasan Akses Wisata

Dalam rangka mengantisipasi potensi bahaya bagi keselamatan warga dan pengunjung, pihak PGA Bromo mengeluarkan dua imbauan strategis. Pertama, seluruh masyarakat di sekitar Gunung Bromo, termasuk pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata, dilarang keras memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif. Pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi risiko paparan material letusan secara langsung. Kedua, pihak pengamat meminta agar seluruh pihak mewaspadai potensi letusan freatik yang bersifat tiba-tiba. Kewaspadaan ini menjadi langkah pencegahan esensial mengingat ketidakpastian tanda awal terjadinya erupsi freatik, memastikan bahwa protokol keselamatan tetap menjadi prioritas utama di kawasan konservasi Bromo.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ