Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Menko Muhaimin Targetkan UMKM Binaan Tembus Transaksi Rp40 Triliun di Harbolnas 2026

EkonomiDian KusumaDian KusumaSumber: Kompas Nasional
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Menko Muhaimin Targetkan UMKM Binaan Tembus Transaksi Rp40 Triliun di Harbolnas 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Menko Muhaimin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pemain digital.
  • Ia mengingatkan agar produk-produk yang sudah dibina tidak terpinggirkan oleh dominasi merek besar di platform digital.
  • "Harbolnas ini menjadi momentum yang harus kita manfaatkan untuk memperluas pasar produk UMKM.

Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, mendesak para platform e-commerce untuk membuka ruang etalase yang memadai bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan pemerintah dalam gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026. Permintaan ini dilontarkan sebagai upaya strategis agar momentum belanja daring nasional tidak hanya mengejar angka, tetapi juga menjadi kanal utama ekspansi pasar bagi produk lokal yang telah mendapatkan pendampingan negara.

Menko Muhaimin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pemain digital. Ia mengingatkan agar produk-produk yang sudah dibina tidak terpinggirkan oleh dominasi merek besar di platform digital. "Harbolnas ini menjadi momentum yang harus kita manfaatkan untuk memperluas pasar produk UMKM. Jangan sampai produk-produk yang sudah dibina pemerintah justru tidak mendapatkan ruang untuk tampil di platform digital," ujar Muhaimin saat menerima audiensi Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) di Jakarta, Kamis.

Sinergi Lintas Kementerian dan Data Kinerja Harbolnas

Dalam pertemuan tersebut, Muhaimin mendorong tindak lanjut kerja sama konkret antara Kemenko PM dengan idEA serta pelaku platform digital. Kolaborasi ini bertujuan memperluas pemasaran produk dari kementerian di bawah koordinasi Kemenko PM, meliputi Kementerian UMKM, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa, dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Dukungan ini sejalan dengan data positif yang disampaikan Wakil Ketua Umum idEA, Syarif Hidayatullah, yang mencatat pertumbuhan signifikan pada edisi sebelumnya.

  • Transaksi Harbolnas 2025 mencapai Rp36,4 triliun, melampaui target awal Rp33-34 triliun.
  • Total transaksi tumbuh 17 persen secara year-on-year.
  • Transaksi produk lokal menyumbang Rp16,6 triliun atau sekitar 45,6 persen dari total nilai transaksi.

Syarif menekankan bahwa ekosistem digital harus berfokus pada pembukaan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar besaran angka transaksi semata.

Agenda Pemberdayaan dan Target Transaksi 2026

Merespons tantangan tersebut, idEA menggarisbawahi tiga agenda pemberdayaan utama: peningkatan kapasitas UMKM melalui edukasi dan pendampingan, pengembangan wirausaha muda via program Goes to Campus, serta perluasan akses pasar melalui promosi dan bazar digital. Langkah ini krusial untuk memastikan UMKM tidak hanya memiliki akses pasar, tetapi juga daya saing yang meningkat.

Harbolnas 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10-16 Desember 2026 dengan target transaksi ambisius sebesar Rp40 triliun. Target ini menandai peningkatan sekitar 5-10 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya, mencerminkan optimisme pemerintah dan pelaku industri digital dalam mengakselerasi ekonomi kerakyatan melalui transformasi digital yang inklusif.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ