Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

China Perkuat Cadangan Emas Global Naik 103,26 Ton di 9 Bulan Pertama 2026

EkonomiHendra GunawanHendra GunawanSumber: Antara News
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

China Perkuat Cadangan Emas Global Naik 103,26 Ton di 9 Bulan Pertama 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Konsumsi emas di Tiongkok mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,28 persen menjadi 684.623 ton pada tiga kuartal pertama tahun 2026, didorong kuatnya permintaan terhadap logam mulia untuk investasi.
  • Data resmi dari Asosiasi Emas China menunjukkan bahwa meskipun produksi domestik merosot, negara ekonomi terbesar kedua di dunia ini terus agresif memperkuat cadangan strateginya.
  • Laporan yang dirilis pada Rabu (4/11) ini mengungkap pergeseran pola konsumsi yang signifikan.

Konsumsi emas di Tiongkok mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,28 persen menjadi 684.623 ton pada tiga kuartal pertama tahun 2026, didorong kuatnya permintaan terhadap logam mulia untuk investasi. Data resmi dari Asosiasi Emas China menunjukkan bahwa meskipun produksi domestik merosot, negara ekonomi terbesar kedua di dunia ini terus agresif memperkuat cadangan strateginya.

Laporan yang dirilis pada Rabu (4/11) ini mengungkap pergeseran pola konsumsi yang signifikan. Permintaan emas batangan dan koin melonjak 26,26 persen menjadi 444,576 ton, membuktikan peran emas sebagai lindung nilai aset tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sebaliknya, konsumsi perhiasan emas anjlok 33,86 persen menjadi 178,612 ton, sementara penggunaan untuk industri naik moderat sebesar 1,41 persen menjadi 61,434 ton.

Perombakan Struktural Pasar Investasi dan Anjloknya Produksi Domestik

Asosiasi Emas China menjelaskan bahwa pasar produk investasi sedang mengalami perombakan struktural fundamental. Model penjualan langsung semakin menggantikan sistem perantara (dealership) tradisional, sementara industri perhiasan beralih ke produk bernilai tambah tinggi dengan harga tetap untuk mempertahankan pangsa pasar. Dari sisi pasokan, tantangan nyata dihadapi; produksi emas dari bahan baku domestik turun tajam 18,71 persen akibat pengetatan manajemen keselamatan di tambang dan penangguhan produksi untuk pemeliharaan proyek utama.

Ekspansi Luar Negeri dan Penguatan Cadangan Strategis Nasional

Untuk mengatasi defisit produksi domestik, kapasitas luar negeri dari produsen emas utama Tiongkok terus berekspansi. Tambang-tambang di luar negeri menghasilkan 71,126 ton pada periode tersebut, naik 15,77 persen secara year-on-year. Dalam tiga kuartal pertama 2026, Tiongkok menambah cadangan emasnya sebesar 103,26 ton secara kumulatif, membawa total cadangan akhir September menjadi 2.409,59 ton. Angka ini memastikan posisi Tiongkok tetap kuat di peringkat kelima secara global. Tren ini melanjutkan streak pembelian emas yang konsisten selama 23 bulan berturut-turut, mulai dari November 2024 hingga September 2026, yang menegaskan komitmen jangka panjang bank sentral dan entitas strategis Tiongkok dalam mendiversifikasi cadangan devisa.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ