Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

KJRI Karachi Amankan Potensi Kerja Sama 9,4 Juta Dolar AS lewat TEI 2026

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara Terkini
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

KJRI Karachi Amankan Potensi Kerja Sama 9,4 Juta Dolar AS lewat TEI 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi mencatat potensi kerja sama bisnis senilai 9,4 juta dolar AS atau setara sekitar Rp170,44 miliar antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan.
  • Pencapaian ini merupakan hasil fasilitasi KJRI Karachi terhadap lebih dari 20 perusahaan asal Provinsi Sindh, Pakistan, yang berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 .
  • Dalam pameran dagang tersebut, kedua negara berhasil menandatangani 14 nota kesepahaman (MoU) dan Letter of Intent (LoI) yang menegaskan minat investasi lintas negara.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi mencatat potensi kerja sama bisnis senilai 9,4 juta dolar AS atau setara sekitar Rp170,44 miliar antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan. Pencapaian ini merupakan hasil fasilitasi KJRI Karachi terhadap lebih dari 20 perusahaan asal Provinsi Sindh, Pakistan, yang berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Dalam pameran dagang tersebut, kedua negara berhasil menandatangani 14 nota kesepahaman (MoU) dan Letter of Intent (LoI) yang menegaskan minat investasi lintas negara.

TEI 2026 yang diselenggarakan pada 14-18 Oktober di Tangerang, Banten, menjadi wadah strategis bagi diplomasi ekonomi bilateral. Konsul Jenderal RI di Karachi, Mudzakir, menegaskan bahwa langkah awal melalui penandatanganan dokumen kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti menjadi transaksi, investasi, serta kemitraan nyata. Pihaknya berkomitmen membuka peluang lebih luas bagi produk Pakistan untuk masuk ke pasar Indonesia, termasuk melalui pengembangan usaha patungan guna menciptakan perdagangan dua arah yang lebih berimbang.

Transformasi Kesepakatan Menjadi Investasi Nyata

Untuk memastikan potensi tersebut tidak berhenti di atas kertas, KJRI Karachi melakukan langkah proaktif dengan memberikan penghargaan kepada pemain kunci dalam perdagangan bilateral. Pada Selasa (3/11), KJRI memberikan apresiasi kepada MAPAK Edible Oils Private Limited dengan menganugerahkan Primaduta Award 2026 kategori โ€œImportir Produk Halalโ€. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi perusahaan tersebut dalam menjalin kemitraan perdagangan dengan Indonesia serta kontribusinya yang signifikan terhadap pengembangan ekspor minyak sawit Indonesia.

  • Pencapaian Utama TEI 2026: 14 MoU dan LoI ditandatangani.
  • Nilai Potensi: 9,4 juta dolar AS (sekitar Rp170,44 miliar).
  • Peserta: Lebih dari 20 perusahaan asal Provinsi Sindh, Pakistan.

Mudzakir mengapresiasi dukungan MAPAK dan menyoroti sektor minyak sawit sebagai komoditas yang saling melengkapi. Pasokan dari Indonesia menjadi bahan baku vital bagi industri pengolahan minyak nabati di Pakistan, yang pada gilirannya mendukung manufaktur lokal, penciptaan nilai tambah, dan daya saing industri di Pakistan.

Menjaga Kemitraan Jangka Panjang

Dalam penutup rilisnya, Mudzakir menekankan pentingnya kepercayaan dan kemitraan jangka panjang dalam membangun hubungan perdagangan bilateral yang kokoh. Keberhasilan TEI 2026 menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi melalui fasilitasi KJRI efektif dalam mengidentifikasi peluang pasar baru. Dengan menjaga konsistensi kemitraan seperti yang dilakukan MAPAK, Indonesia dan Pakistan diharapkan dapat terus meningkatkan volume perdagangan, memperkuat rantai pasok lintas negara, serta menciptakan iklim investasi yang saling menguntungkan di masa mendatang.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ