BMW Passato Tembus 40 Besar SEMA 2026, Buang Gamblang Keraguan Industri Modifikasi Indonesia di Panggung Global
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Mobil modifikasi asal Indonesia, BMW Passato , berhasil mengharumkan nama bangsa dengan menembus 40 besar dalam kompetisi Battle of the Builders di SEMA Show 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.
- Keberhasilan ini menjadi sorotan mengingat ribuan peserta dari berbagai negara bersaing ketat di ajang otomotif paling bergengsi di dunia tersebut.
- Pencapaian ini tidak hanya menyoroti keahlian teknis lokal, tetapi juga memperkenalkan kapabilitas industri cat otomotif Indonesia ke kancah internasional.
Mobil modifikasi asal Indonesia, BMW Passato, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan menembus 40 besar dalam kompetisi Battle of the Builders di SEMA Show 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Keberhasilan ini menjadi sorotan mengingat ribuan peserta dari berbagai negara bersaing ketat di ajang otomotif paling bergengsi di dunia tersebut. Pencapaian ini tidak hanya menyoroti keahlian teknis lokal, tetapi juga memperkenalkan kapabilitas industri cat otomotif Indonesia ke kancah internasional.
Proyek BMW Passato merupakan pengembangan mobil BMW 320 (E90) tahun 2010 oleh Passato Garage dengan tema "From the Spirit of โ45 to the Global Stage". Sugiarto, Direktur Pemasaran PT ABCA, menyatakan keikutsertaan ini sebagai tonggak sejarah penting bagi industri otomotif Indonesia. Ia menegaskan bahwa partisipasi di SEMA adalah momen krusial untuk memamerkan potensi industri cat otomotif nasional kepada pelaku pasar aftermarket global.
Sinergi Kolaborasi Lokal dan Internasinal
Proyek ini melibatkan Coboo dan Meiji, dua modifikator asal Jepang yang menggunakan produk Spider SPC100 untuk pengerjaan bodi dan Harley-Davidson Trike. Perpaduan antara rekayasa kendaraan, pengerjaan bodi, dan seni budaya Indonesia menjadi poin utama dalam modifikasi ini. Sistem pengecatan menggunakan teknik pelapisan bertahap: dari persiapan permukaan, primer, basecoat, hingga lapisan akhir. Proyek ini juga melibatkan material dari ekosistem produk Spider dan Silstar, menunjukkan standar kualitas yang diakui di pasar internasional.
Supervisi penuh diberikan oleh Andre Mulyadi bersama Raindy Igas dari Rain Works. Banyak bengkel lokal dan merek nasional yang turut andil, mulai dari sistem pencahayaan, pengerjaan logam, hingga suspensi kendaraan. Keikutsertaan di SEMA 2026 menjadi kelanjutan dari sukses Indonesia di IMX Car Meet Up Los Angeles, International Automodified Malaysia, dan Osaka Auto Messe pada 2025 dan 2026.
Dampak bagi Rantai Pasok Aftermarket Nasional
Keberhasilan ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki peran strategis di rantai industri aftermarket global. Selain kendaraan hasil modifikasi, produk komponen dan material pendukung lokal kini menjadi bagian dari ekosistem otomotif dunia. Produk Spider sendiri juga ditampilkan pada pameran Indonesian Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 di ICE BSD, Tangerang pada 9-11 Oktober.
Bagi pelaku industri, SEMA Show bukan sekadar kompetisi, tetapi etalase utama untuk membangun jejaring bisnis internasional. Melalui kolaborasi lintas negara, Indonesia dapat memperkuat posisi sebagai produsen material dan komponen aftermarket berkualitas. Langkah ini membuka peluang ekspansi pasar yang lebih luas bagi PT ABCA dan Spider, serta mengangkat citra modifikasi Indonesia di mata global. Masa depan industri otomotif Indonesia akan sangat bergantung pada bagaimana sinergi antara modifikator, produsen komponen, dan penyelenggara pameran dapat terus ditingkatkan secara konsisten.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Kamal Muara Wakili Jakut di Lomba Kampung Bebas Jentik, Kunci Utama Konsistensi Warga dan Angka DBD Nol

30 Kader Kepulauan Seribu Dikukuhkan sebagai Barisan Depan Perang Melawan Stunting

Satgas Cengkareng Tindak Tegas PKL dan Parkir Liar: 55 Motor Jadi Sasaran Cabut Pentil
