Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kamal Muara Wakili Jakut di Lomba Kampung Bebas Jentik, Kunci Utama Konsistensi Warga dan Angka DBD Nol

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Metro
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kamal Muara Wakili Jakut di Lomba Kampung Bebas Jentik, Kunci Utama Konsistensi Warga dan Angka DBD Nol
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • RW 02 Kelurahan Kamal Muara , Kecamatan Penjaringan, resmi terpilih sebagai representatif Kota Jakarta Utara dalam kompetisi bergengsi Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) tingkat Provinsi DKI Jakarta.
  • Di balik pencapaian ini, terdapat komitmen kuat masyarakat yang telah berhasil memutus mata rantai penularan demam berdarah dengue (DBD) secara signifikan.
  • Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara, Anita Permata Sari , menegaskan bahwa ketiadaan kasus DBD dalam dua tahun terakhir di RW 02 bukan kebetulan.

RW 02 Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, resmi terpilih sebagai representatif Kota Jakarta Utara dalam kompetisi bergengsi Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) tingkat Provinsi DKI Jakarta. Keputusan ini diambil berkat keunggulan fundamental wilayah tersebut dalam mempertahankan angka bebas jentik hingga 100 persen, sebuah capaian yang menjadi indikator utama keberhasilan pengendalian vektor penyakit. Di balik pencapaian ini, terdapat komitmen kuat masyarakat yang telah berhasil memutus mata rantai penularan demam berdarah dengue (DBD) secara signifikan.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara, Anita Permata Sari, menegaskan bahwa ketiadaan kasus DBD dalam dua tahun terakhir di RW 02 bukan kebetulan. "Capaian tersebut tentu tidak terlepas dari konsistensi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin," ujar Anita. Ia juga menyoroti peran vital Juru Pemantau Jentik (Jumantik) mandiri yang aktif memonitor potensi sarang nyamuk di setiap sudut permukiman.

Standar Ketat dan Indikator Penilaian

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara, Murniasi Hutapea, menjelaskan bahwa penilaian KBJ dilakukan dengan parameter ketat yang mencakup komitmen masyarakat, dukungan lintas sektor, serta inovasi lokal. Indikator wajib lainnya meliputi capaian angka bebas jentik minimal 95 persen dan adanya kebijakan spesifik di tingkat kelurahan. Murniasi mencatat bahwa RW 02 Kamal Muara tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar ini dengan rasio bebas jentik di atas 95 persen dan rekam jejak bebas DBD selama dua tahun terakhir. "Harapannya, melalui Lomba Kampung Bebas Jentik ini, upaya penanggulangan DBD semakin diperkuat melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, sektor swasta, kader, dan tokoh masyarakat," tuturnya.

  • Komitmen dan partisipasi aktif masyarakat dalam PSN.
  • Dukungan lintas sektor dalam penanggulangan DBD.
  • Capaian angka bebas jentik minimal 95 persen.
  • Penerapan kebijakan kesehatan di tingkat kelurahan.
  • Keberadaan inovasi berbasis masyarakat untuk pencegahan.

Sinergi Lokal dan Harapan Berkelanjutan

Lurah Kamal Muara, Fahrozi Hardi, mengaitkan keberhasilan ini dengan sinergi solid antara kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Jumantik, dan aparatur kelurahan. Menurutnya, kebiasaan memeriksa tempat penampungan air dan merawat saluran air telah menjadi budaya sehari-hari. "Terpilihnya RW 02 merupakan hasil konsistensi warga dan kader dalam menjaga sanitasi lingkungan. Kami berharap kepedulian ini terus tumbuh menjadi budaya sehari-hari, bukan hanya untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga demi menjaga kesehatan seluruh masyarakat Kamal Muara," tegas Fahrozi. Tahapan penilaian tingkat provinsi akan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja pada 11 November 2026, dengan puncak pengumuman pemenang yang dijadwalkan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) DKI Jakarta pada 13-14 November 2026.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ