Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

IHSG Melonjak 2,25% ke 5.030, Sektor Teknologi dan Dampak Pemilu AS Jadi Pendorong Utama

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNBC Market & Saham & Detik Bursa & Emas
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

IHSG Melonjak 2,25% ke 5.030, Sektor Teknologi dan Dampak Pemilu AS Jadi Pendorong Utama
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan sebesar 2,25% atau naik 110,49 poin ke level 5.030,26 pada perdagangan Kamis (5/11/2026).
  • Penguatan ini didukung oleh sentimen positif dari hasil pemilu Amerika Serikat dan anjloknya harga minyak mentah dunia.
  • Berdasarkan data Refinitiv, sektor teknologi menjadi pendorong utama dengan kenaikan 4,60%, diikuti sektor *basic materials* (3,48%) dan layanan pendidikan & akademik (2,56%).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan sebesar 2,25% atau naik 110,49 poin ke level 5.030,26 pada perdagangan Kamis (5/11/2026). Penguatan ini didukung oleh sentimen positif dari hasil pemilu Amerika Serikat dan anjloknya harga minyak mentah dunia. Berdasarkan data Refinitiv, sektor teknologi menjadi pendorong utama dengan kenaikan 4,60%, diikuti sektor *basic materials* (3,48%) dan layanan pendidikan & akademik (2,56%). Total nilai transaksi perdagangan hari ini tercatat Rp9,06 triliun dengan volume 212,92 juta lot.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks tidak pernah menyentuh zona merah setelah dibuka pada level 4.998,34. Titik terendah harian tercatat di 4.995,46, sementara titik tertingginya melampaui ekspektasi di level 5.072,05 sebelum melandai menjelang penutupan. Saham-saham penggerak utama hari ini antara lain PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM). Di sisi lain, penekan indeks berasal dari saham-saham seperti PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI).

Sentimen Global: Kepemimpinan Demokrat dan Data Ekonomi AS

Kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS membuka peluang kebuntuan politik di Washington, yang dinilai investor sebagai katalis positif bagi stabilitas pasar. Gelombang kemarahan publik terhadap kebijakan Presiden Donald Trump, terutama terkait perang AS-Iran yang memperburuk inflasi, menjadi pendorong utama kemenangan Demokrat yang berhasil merebut kendali Senat dan DPR. Dari sisi makroekonomi, defisit perdagangan AS menyusut tipis menjadi US$105 miliar pada September 2026, ditopang ekspor yang melonjak 1,9% menjadi US$321,5 miliar. Di sektor ketenagakerjaan, sektor swasta AS menambahkan 86.000 tenaga kerja pada Oktober, melampaui ekspektasi pasar sebesar 69.000, dengan kontribusi terbesar dari sektor perdagangan dan transportasi.

Secara regional dan global, harga minyak mentah dunia ambruk lebih dari 8% ke level terendah dalam dua bulan. Minyak Brent anjlok 8,7% ke US$94,62 per barel dan WTI merosot 8,3% ke US$88,12 per barel. Perubahan kekuasaan politik di AS dinilai memperbesar tekanan terhadap Trump untuk mengakhiri konflik dengan Iran, sehingga meningkatkan peluang negosiasi damai dan menurunkan risiko geopolitik yang sebelumnya membayangi pasar energi.

Prospek Dalam Negeri dan Kinerja Jangka Pendek

Perhatian investor domestik kini tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2026, perkembangan pasar modal, serta rencana perluasan bantuan BPJS Kesehatan. Meskipun IHSG mengalami penguatan tajam pada hari Kamis, koreksi masih terlihat pada rentang waktu lebih panjang. Secara mingguan, indeks masih mencatatkan negatif 1,33%, dan secara bulanan melemah 16,60%. Data dari RTI menunjukkan IHSG ditutup di 5.030 dengan 440 saham menguat, 178 melemah, dan 99 stagnan. Penutupan ini menandai pemulihan sementara di tengah tren melemah *year-to-date* yang masih tercatat negatif 41,83%.

  • Sektor pendorong utama: Teknologi (+4,60%), *Basic Materials* (+3,48%), Pendidikan & Akademi (+2,56%).
  • Top gainer individual: BBCA, AMMN, TLKM, MDKA, BBNI.
  • Top loser individual: BRPT, AADI, TPIA, EXCL, PANI.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ