Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Danantara dan BP BUMN Wujudkan Peternakan Ayam Canggih Berstandar Nasional, Target Rampung 2027

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNBC Market & Saham
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Danantara dan BP BUMN Wujudkan Peternakan Ayam Canggih Berstandar Nasional, Target Rampung 2027
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • BP BUMN bersama Danantara secara resmi menggarap pengembangan industri unggas terintegrasi berbasis teknologi modern yang diproyeksikan menjadi acuan baru bagi sektor peternakan nasional.
  • Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah perekonomian Indonesia melalui hilirisasi produk ayam.
  • Pengembangan fasilitas ini difokuskan pada adopsi standar teknologi tertinggi, di mana setiap aspek operasional, mulai dari kebersihan hingga tata kelola, harus memenuhi kriteria "kelas canggih".

BP BUMN bersama Danantara secara resmi menggarap pengembangan industri unggas terintegrasi berbasis teknologi modern yang diproyeksikan menjadi acuan baru bagi sektor peternakan nasional. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menciptakan ekosistem peternakan ayam yang tidak hanya efisien dan produktif, tetapi juga memiliki daya saing tinggi melalui integrasi teknologi, kebersihan, serta manajemen operasional yang profesional. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah perekonomian Indonesia melalui hilirisasi produk ayam.

Pengembangan fasilitas ini difokuskan pada adopsi standar teknologi tertinggi, di mana setiap aspek operasional, mulai dari kebersihan hingga tata kelola, harus memenuhi kriteria "kelas canggih". Dony Oskaria menyampaikan pesan tegas dalam rapat dengan jajaran direksi BUMN terkait, bahwa kualitas manajemen menjadi prioritas utama agar proyek di tingkat daerah dapat berfungsi sebagai *benchmark* bagi seluruh industri di Indonesia. Selain itu, pemilihan lokasi dan pelaksanaan investasi dilakukan dengan prinsip objektivitas, profesionalisme, serta bebas dari konflik kepentingan untuk menjamin integritas proyek.

Prinsip Investasi Berbasis Imbal Hasil dan Standar Mutu

Dalam menetapkan arah kebijakan, Dony Oskaria menggarisbawahi bahwa keputusan investasi di Danantara dan BP BUMN tidak ditentukan semata-mata oleh nominal nilai, melainkan oleh potensi *return on investment* (ROI) yang jelas dan menguntungkan. "Investasi itu bukan berapa besar kecil yang dihitung, tapi return on investment-nya. Selama return on investment-nya bagus, kita mau invest," ujar Dony. Filsafat ini memastikan bahwa setiap suntikan modal diarahkan untuk menjadikan perusahaan sebagai pemain unggul di bidangnya, bukan sekadar memperluas aset. Oleh karena itu, standar teknologi dan kualitas operasional menjadi tolok ukur mutlak untuk memastikan efisiensi jangka panjang.

Sebagai wujud komitmen terhadap kualitas, berikut adalah beberapa pilar utama pengembangan yang ditekankan oleh kepemimpinan BP BUMN:

  • Pengembangan fasilitas peternakan dengan standar teknologi dan kebersihan mutlak.
  • Penekanan pada manajemen operasional yang tertata dan profesional.
  • Evaluasi investasi berdasarkan prospek bisnis dan ROI yang positif.

Progres Hilirisasi dan Target Proyek di Jawa Timur

Sebagai bagian dari Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi, salah satu fasilitas strategis yang sedang dibangun di Malang, Jawa Timur, ditargetkan rampung pada Mei 2027. Proyek ini memiliki status khusus karena dipersiapkan untuk diresmikan langsung oleh Presiden dan Menteri terkait, yang menandakan skala dan signifikansi nasional dari pengembangan tersebut. Kehadiran fasilitas modern ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok pangan nasional serta menciptakan nilai ekonomi yang signifikan bagi daerah.

Dengan beraksis pada prinsip efisiensi dan standar mutu tinggi, kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara ini berpotensi mengubah wajah industri peternakan ayam di Indonesia. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis data, kedua entitas ini berupaya memastikan bahwa investasi yang dilakukan tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi stabilitas pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ