Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Tim UPN Veteran Jatim Pecahkan Rekor MURI: Analisis 12,4 Juta Akun Digital untuk Memetakan Opini Publik Presiden Prabowo

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Kompas Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Tim UPN Veteran Jatim Pecahkan Rekor MURI: Analisis 12,4 Juta Akun Digital untuk Memetakan Opini Publik Presiden Prabowo
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Tim peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia ( MURI ) atas pencapaian analisis data digital berskala masif.
  • Mereka tercatat telah menganalisis 12.474.536 akun digital yang terlibat dalam opini publik terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto .
  • Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori analisis opini publik digital terbanyak.

Tim peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian analisis data digital berskala masif. Mereka tercatat telah menganalisis 12.474.536 akun digital yang terlibat dalam opini publik terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pencapaian ini menjadi tonggak baru dalam pemanfaatan teknologi untuk memahami dinamika masyarakat di era digital, sekaligus membuktikan kapabilitas analisis data besar dalam konteks studi sosial dan politik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori analisis opini publik digital terbanyak. Ketua tim peneliti, Prof. Catur Suratnoaji, menyerahkan penghargaan ini bersama rekan-rekannya, yaitu Yuli Candrasari, Syifa Syarifah Alamiyah, dan Aqsath Rasyid Naradhipa. Proses validasi ini memastikan bahwa data yang dianalisis tidak sekadar jumlah kuantitatif, melainkan representasi autentik dari interaksi sosial di ruang siber.

Metodologi Big Data dan Komputasi Sosial

Riset ini mengadopsi pendekatan Big Data Analytics dan Ilmu Sosial Komputasional (Computational Social Science) untuk memetakan pola komunikasi. Catur menjelaskan bahwa tim tidak hanya menghitung volume percakapan, tetapi juga mengidentifikasi entitas aktor yang membentuk opini. "Sebanyak 12.474.536 akun teridentifikasi terlibat dalam percakapan mengenai pemerintahan Presiden Prabowo. Angka tersebut menjadi dasar pencapaian rekor MURI," ujarnya. Tim menggunakan kata kunci spesifik seperti Prabowo, Presiden Prabowo, dan Kabinet Merah Putih untuk memfilter data. Proses pemurnian data melibatkan penghapusan duplikasi, penyaringan bot dan spam, serta normalisasi teks sebelum masuk ke tahap analisis sentimen dan emosi.

Untuk memahami arsitektur opini, tim menerapkan Analisis Jaringan Sosial (Social Network Analysis/SNA). Metode ini memungkinkan visualisasi hubungan antarpengguna dan jalur penyebaran informasi. "Kami juga ingin memahami bagaimana opini publik terbentuk, isu yang mendapat perhatian, perkembangan sentimen, hingga hubungan antarakun dalam jaringan komunikasi," tambah Catur. Pendekatan ini dianggap lebih komprehensif daripada survei konvensional karena mengamati jejak komunikasi yang muncul secara alami, bukan sekadar respons dari sampel terbatas.

Implikasi bagi Studi Opini dan Peringatan Metodologis

Ancaman kesalahpahaman data telah ditekankan oleh tim. Catur mengingatkan bahwa satu individu dapat memiliki lebih dari satu akun, sehingga jumlah akun digital tidak bisa disamakan secara langsung dengan jumlah individu. Kebaruan rekordini terletak pada penggunaan unit analisis akun dalam skala masif sebagai indikator utama, sebuah metode yang belum teridentifikasi di kategori MURI sebelumnya. Temuan ini membuka wawasan baru bagi para peneliti dan pembuat kebijakan untuk memahami lanskap informasi publik di Indonesia secara lebih granular dan real-time.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ