Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Gus Ipul Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar Kode Etik Sekolah Rakyat

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional & CNBC Indonesia
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Gus Ipul Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar Kode Etik Sekolah Rakyat
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh sumber daya manusia (SDM) di Sekolah Rakyat wajib bekerja dengan disiplin tinggi dan patuh pada kode etik.
  • Menurut Gus Ipul, pendampingan khusus dan penuh empati menjadi kunci keberhasilan program ini.
  • Pelatihan yang berlangsung serentak pada 3-9 November 2026 tersebut diikuti 839 peserta , terdiri dari tenaga pengamanan, case manager, dan operator data.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh sumber daya manusia (SDM) di Sekolah Rakyat wajib bekerja dengan disiplin tinggi dan patuh pada kode etik. Penegasan ini disampaikan saat membuka pelatihan kompetensi dasar di Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/11), mengingat para siswa sekolah ini berasal dari keluarga berlatar belakang ekonomi lemah, khususnya kelompok desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurut Gus Ipul, pendampingan khusus dan penuh empati menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pelatihan yang berlangsung serentak pada 3-9 November 2026 tersebut diikuti 839 peserta, terdiri dari tenaga pengamanan, case manager, dan operator data. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM dalam aspek keamanan, perlindungan anak, hingga pengelolaan data pokok pendidikan. Pemerintah berharap penguatan kompetensi ini dapat mewujudkan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang aman, berkualitas, dan profesional.

Zero Tolerance terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul mengingatkan seluruh peserta pelatihan untuk menjauhi tiga dosa besar pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi atau radikalisme. Peserta pelatihan secara serentak berikrar siap melaporkan pelanggar dan menerima konsekuensi pemberhentian jika terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

  • Perundungan (bullying)
  • Kekerasan fisik dan seksual
  • Intoleransi atau radikalisme

Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah tidak memberikan toleransi bagi pelanggar. Sanksi tegas berupa pemberhentian akan langsung diberikan tanpa melalui tahapan peringatan. "Siapa pun yang melakukan ini tidak akan kita toleransi dan akan langsung kita berhentikan," tegasnya. Selain disiplin, ia juga mendorong SDM Sekolah Rakyat untuk berperan sebagai Agen Perlinsos dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga.

Peran Strategis sebagai Agen Perlinsos

Mantan Menteri Sosial itu mengajak para SDM Sekolah Rakyat untuk membantu registrasi ulang penerima bantuan sosial (bansos) serta pemutakhiran data secara digital. Melalui peran sebagai Agen Perlinsos, mereka diharapkan dapat menjangkau warga sekitar yang berhak menerima bantuan namun belum terdaftar di sistem. "Ini adalah sistem terbaru pemerintah dalam rangka menjangkau mereka yang paling membutuhkan," ujar Gus Ipul. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat Kemensos, termasuk Plt. Kepala Pusdiklatbangprof Afrizon Tanjung, dan diakhiri dengan penampilan karya siswa Sekolah Rakyat yang menunjukkan kepercayaan diri mereka.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ