Polres Kepulauan Seribu Perkuat Sinergi Kamtibmas dengan Pelaku Usaha Bentor dan Kapal di Pulau Untung Jawa

- Menjaga keamanan kawasan wisata kini menjadi prioritas kolaboratif bagi Polres Kepulauan Seribu .
- Ia mengajak para pengusaha untuk senantiasa mengutamakan keselamatan serta bersama-sama mengantisipasi potensi gangguan keamanan di kedua domain, yaitu darat dan perairan.
- โKeselamatan penumpang harus menjadi prioritas, begitu juga dengan keamanan lingkungan dan wilayah perairan,โ tegas Kapolres.
Menjaga keamanan kawasan wisata kini menjadi prioritas kolaboratif bagi Polres Kepulauan Seribu. Kapolres, AKBP Wikha Ardilestanto, secara proaktif merangkul para pemilik becak motor (bentor) dan pengusaha transportasi kapal tradisional di Pulau Untung Jawa untuk menggalang peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keselamatan. Langkah strategis ini dilakukan pada Minggu (8/11/2026) guna memastikan lingkungan wisata tetap kondusif bagi wisatawan maupun warga lokal, dengan menempatkan keselamatan penumpang dan keamanan wilayah perairan sebagai aspek utama yang harus dijaga secara bersama-sama.
Dalam diskusi tersebut, AKBP Wikha menekankan bahwa Polri membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha transportasi, untuk menciptakan ekosistem wisata yang aman dan nyaman. Ia mengajak para pengusaha untuk senantiasa mengutamakan keselamatan serta bersama-sama mengantisipasi potensi gangguan keamanan di kedua domain, yaitu darat dan perairan. โKeselamatan penumpang harus menjadi prioritas, begitu juga dengan keamanan lingkungan dan wilayah perairan,โ tegas Kapolres. Komitmen ini diwujudkan melalui pendekatan humanis dan dialogis yang bertujuan memotong potensi konflik serta meningkatkan responsivitas terhadap ancaman keamanan di lokasi-lokasi strategis kunjungan masyarakat.
Optimalisasi Layanan Call Center 110 untuk Penanganan Gangguan Wisata
Untuk memaksimalkan deteksi dini terhadap potensi ancaman, Polres Kepulauan Seribu menyosialisasikan kembali layanan Call Center 110 sebagai kanal pengaduan utama. Sosialisasi ini mencakup berbagai jenis gangguan, mulai dari kecelakaan laut hingga aktivitas mencurigakan seperti dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan wisata. โJika menemukan permasalahan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,โ imbau AKBP Wikha. Ia menegaskan bahwa setiap indikasi tindak pidana atau insiden keselamatan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Melalui kanal ini, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif sebagai mata dan telinga kepolisian dalam menjaga ketahanan keamanan wilayah Kepulauan Seribu secara real-time.
Dialogis dan Bantuan Sosial untuk Mempererat Ikatan Keamanan
Kegiatan ini tidak hanya sebatas arahan sepihak, melainkan diisi dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan kendala serta masukan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Sebagai bentuk kepedulian dan penguatan komunikasi, Kapolres juga menyerahkan bantuan sosial berupa 20 paket sembako kepada masyarakat dan perwakilan pelaku usaha secara simbolis. โPolres Kepulauan Seribu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis serta pelayanan kepolisian guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,โ pungkas AKBP Wikha. Langkah ini diharapkan mampu terjalin sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah kelurahan, unsur TNI AL, serta para pelaku usaha transportasi dalam menjaga keamanan dan keselamatan bersama.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Christabel Calista Bidik Podium Pertama Dewasa di Yogyakarta International Challenge 2026

Kemandirian Umat Ditarget Tercapai: Filantropi Rp343 T Jadi Aset Strategis Pemberdayaan

Polda Metro Amankan Empat Pemuda dan Senjata Tajam Diduga Hendak Tawuran di Kramat Jati
