Kerugian Kebakaran Panel Listrik Stasiun Gambir Ditaksir Rp200 Juta, Layanan KAI Tetap Normal
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kerugian material akibat kebakaran di ruang panel listrik Stasiun Gambir , Jakarta Pusat, mencapai sekitar Rp200 juta .
- Insiden yang terjadi pada Sabtu (7/11) malam tersebut sempat menggegerkan pengunjung, namun dipastikan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api secara signifikan.
- Kebakaran melanda area hall selatan lantai dasar stasiun, khususnya di tenant makanan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kerugian material akibat kebakaran di ruang panel listrik Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, mencapai sekitar Rp200 juta. Insiden yang terjadi pada Sabtu (7/11) malam tersebut sempat menggegerkan pengunjung, namun dipastikan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api secara signifikan.
Kebakaran melanda area hall selatan lantai dasar stasiun, khususnya di tenant makanan. Marulitua Sijabat, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, menegaskan bahwa dampak langsung kebakaran tersebut mengenai enam kios dagangan di sekitar lokasi. Meskipun terjadi kerusakan pada aset stasiun dan vendor, kondisi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun menggeser pengungsi dari lokasi kejadian.
Penyelidikan Awal Ungkap Dugaan Korsleting Listrik
Menurut data resmi dari BPBD, penyebab kebakaran masih dalam tahap dugaan sementara yang mengindikasikan adanya korsleting listrik di panel distribusi. Peristiwa bermula pada pukul 20.32 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera merespons dengan cepat, tiba di lokasi pada jam yang sama, dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 20.34 WIB. Dengan kesiapan petugas, api berhasil dilokalisasi dalam waktu kurang dari 20 menit, tepatnya pada pukul 20.50 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga dinyatakan selesai pada pukul 21.15 WIB.
Mobilisasi 15 Unit Damkar dan Jaminan Layanan KAI
Dalam penanganan insiden ini, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan sumber daya yang masif untuk memastikan keamanan total. Berikut rincian logistik dan operasional penanganan kebakaran:
- 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
- 60 personel dari tim pemadam bertugas menangani api di panel listrik.
- Proses operasi dimulai pukul 20.34 WIB dan berakhir resmi pada pukul 21.15 WIB.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Christabel Calista Bidik Podium Pertama Dewasa di Yogyakarta International Challenge 2026

Kemandirian Umat Ditarget Tercapai: Filantropi Rp343 T Jadi Aset Strategis Pemberdayaan

Polres Kepulauan Seribu Perkuat Sinergi Kamtibmas dengan Pelaku Usaha Bentor dan Kapal di Pulau Untung Jawa
