Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Vietnam Raih Peringkat Teratas, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47% di Kuartal III 2026

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Vietnam Raih Peringkat Teratas, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47% di Kuartal III 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Vietnam mengungguli lima negara ASEAN lainnya dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 9,95 persen secara tahunan pada kuartal III 2026.
  • Di sisi lain, Badan Pusat Statistik ( BPS ) melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,47 persen untuk periode yang sama, menempatkan RI di posisi kedua dalam daftar negara yang telah merilis data resmi.
  • Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa pertumbuhan Indonesia ditopang oleh dua faktor utama: konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran dan industri pengolahan dari sisi produksi.

Vietnam mengungguli lima negara ASEAN lainnya dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 9,95 persen secara tahunan pada kuartal III 2026. Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,47 persen untuk periode yang sama, menempatkan RI di posisi kedua dalam daftar negara yang telah merilis data resmi.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa pertumbuhan Indonesia ditopang oleh dua faktor utama: konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran dan industri pengolahan dari sisi produksi. "Ekonomi Indonesia tumbuh solid pada triwulan 3-2026. Konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran menjadi penopang utama dari sisi pengeluaran, dan dari lapangan usaha ditopang oleh impresifnya kinerja sektor industri pengolahan," ujar Amalia di Jakarta, Kamis (5/11).

Rincian Pertumbuhan Ekonomi Negara ASEAN

Berdasarkan data yang dirilis, berikut adalah perbandingan pertumbuhan ekonomi lima negara ASEAN pada kuartal III 2026:

  • Vietnam: 9,95 persen (melonjak dari 8,15 persen pada kuartal I dan 8,81 persen pada kuartal II 2026).
  • Indonesia: 5,47 persen (menggantikan posisi kedua dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga 5,04 persen).
  • Singapura: 5,4 persen (melambat dari 6,2 persen pada kuartal II 2026).
  • Malaysia: 5,3 persen (turun dari 6,0 persen pada kuartal sebelumnya, namun tetap tumbuh 5,5 persen secara kumulatif tahun ini).
  • Laos: 4,8 persen (naik dari 4,6 persen pada tahun sebelumnya, didorong oleh investasi swasta dan sektor listrik).

Dampak dan Perspektif Ke Depan

Pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh kenaikan mobilitas masyarakat, aktivitas pariwisata, serta kinerja sektor industri makanan dan minuman, kimia, farmasi, serta logam. Meskipun Singapura dan Malaysia menunjukkan perlambatan pertumbuhan kuartalan dibandingkan kuartal II 2026, angka pertumbuhan secara tahunan keduanya masih lebih rendah ketimbang Indonesia. Enam negara anggota ASEAN lainnya, termasuk Thailand, Filipina, dan Myanmar, belum merilis data pertumbuhan periode Juli-September 2026 sehingga perbandingan ini masih bersifat parsial. Para analis memproyeksikan bahwa dominasi Vietnam dalam hal laju pertumbuhan akan menjadi tekanan kompetitif bagi negara tetangga, termasuk Indonesia, dalam mempertahankan daya tarik investasi dan ekspor di kawasan Asia Tenggara.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ