Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Lima Kru Heli TNI Selamat dari Kecelakaan di Kalteng Akan Dirujuk ke Jakarta dan Semarang

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Lima Kru Heli TNI Selamat dari Kecelakaan di Kalteng Akan Dirujuk ke Jakarta dan Semarang
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Hingga saat ini, kelima prajurit tersebut masih menjalani perawatan medis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebelum dipindahkan sesuai kebutuhan medis masing-masing.
  • "Nanti ada yang dibawa ke Jakarta dan Semarang untuk dipindahkan dan mendapatkan perawatan," ujar Raja Juli Antoni , Menteri Kehutanan, saat menjenguk para korban di Rumah Sakit TNI AD Tk.
  • Kedatangan sang menteri bukan sekadar formalitas; Raja Juli Antoni secara langsung mendatangi satu per satu ruang perawatan untuk menanyakan kondisi para kru.

Lima kru helikopter Mi-17V5 yang berhasil selamat dari insiden kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit di Jakarta dan Semarang untuk penanganan lanjutan. Hingga saat ini, kelima prajurit tersebut masih menjalani perawatan medis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebelum dipindahkan sesuai kebutuhan medis masing-masing. "Nanti ada yang dibawa ke Jakarta dan Semarang untuk dipindahkan dan mendapatkan perawatan," ujar Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, saat menjenguk para korban di Rumah Sakit TNI AD Tk. III Dr. R. Soeharsono, Banjarmasin, Jumat (6/11).

Kedatangan sang menteri bukan sekadar formalitas; Raja Juli Antoni secara langsung mendatangi satu per satu ruang perawatan untuk menanyakan kondisi para kru. Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas penanganan karhutla yang berisiko tinggi tersebut.

Kondisi Medis dan Proses Penanganan Awal

Menurut Letkol Ckm (K) dr. Leidina Rachmadian, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Tk. III Dr. R. Soeharsono Banjarmasin, kondisi kelima kru mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari. Tim medis telah melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh, meliputi uji darah dan radiologi, untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural pada tubuh para korban.

  • Kapten Korps Penerbangan Febri
  • Kapten Korps Penerbangan Sugand
  • Letnan Dua Korps Penerbangan Fercis
  • Prajurit Satu Gilang
  • Sersan Kepala Kadiya

"Pada saat kami menerima, kondisi lima kru masih dalam keadaan lemas dan masih butuh perawatan. Sampai sini kami lakukan pemeriksaan lengkap baik pemeriksaan darah maupun dengan pemeriksaan rontgen, hasilnya alhamdulillah tidak ada patah tulang," tutur dr. Leidina. Ia menegaskan bahwa pada hari kedua perawatan, kondisinya sudah membaik, meskipun masih memerlukan penanganan lebih lanjut untuk pemulihan total.

Latar Insiden dan Dampak Fatal

Insiden tragis ini bermula pada Rabu (4/11), ketika helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) mengalami kecelakaan atau crash saat sedang bertugas memadamkan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Kecelakaan ini menelan korban jiwa yang signifikan. Selain kelima kru yang selamat, tiga prajurit TNI AD lainnya dinyatakan gugur dan kini bergelar anumerta.

Korban gugur tersebut terdiri dari Letkol CPN (anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (anumerta) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (anumerta) Heri Prasetyo. Peristiwa ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga besar TNI, tetapi juga menggarisbawahi risiko operasional yang dihadapi para penerbang dalam misi kemanusiaan penanganan bencana alam di Indonesia.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ