Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kaja Kallas Tegaskan: Uni Eropa Wajib Terlibat dalam Setiap Kesepakatan Damai Ukraina

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: Antara Terkini
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Kaja Kallas Tegaskan: Uni Eropa Wajib Terlibat dalam Setiap Kesepakatan Damai Ukraina
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Berbicara di Istanbul pada Jumat (6/11), Kallas memperingatkan bahwa Uni Eropa tidak akan melaksanakan perjanjian damai mana pun yang dicapai tanpa keterlibatan resmi mereka sebagai pihak utama.
  • Penegasan tersebut disampaikan Kallas dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski , dan Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha .
  • Ia menekankan bahwa kedaulatan atas sanksi Uni Eropa dan pengelolaan aset Rusia yang dibekukan sepenuhnya berada di tangan blok Eropa.

Posisi tegas diambil oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, yang menyatakan bahwa blok tersebut harus dilibatkan secara langsung dalam setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina. Berbicara di Istanbul pada Jumat (6/11), Kallas memperingatkan bahwa Uni Eropa tidak akan melaksanakan perjanjian damai mana pun yang dicapai tanpa keterlibatan resmi mereka sebagai pihak utama. Pernyataan ini muncul di tengah upaya diplomatik intensif yang sedang berlangsung untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung lama, serupa dengan upaya misi diplomatik regional Irak yang bertujuan menjembatani ketegangan antara Iran dan AS.

Penegasan tersebut disampaikan Kallas dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski, dan Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha. Ia menekankan bahwa kedaulatan atas sanksi Uni Eropa dan pengelolaan aset Rusia yang dibekukan sepenuhnya berada di tangan blok Eropa. "Setiap kesepakatan yang tidak melibatkan kami sebagai pihak di dalamnya juga tidak akan kami laksanakan," ujar Kallas, menegaskan bahwa dari jaminan keamanan, sanksi, rekonstruksi, hingga proses aksesi Ukraina ke Uni Eropa, tidak ada jalan untuk mengesampingkan peran Eropa.

Dorongan Diplomatik dan Krisis Infrastruktur

Kallas mengakui adanya dorongan diplomatik baru yang intensif untuk mengakhiri perang, dengan Eropa terus mendukung upaya menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Namun, ia mengingatkan bahwa kenyataan di lapangan masih sangat memprihatinkan. Sepanjang pekan ini, sedikitnya 45 warga sipil tewas akibat serangan udara Rusia. Situasi semakin genting karena Moskow terus menargetkan infrastruktur energi Ukraina, upaya yang paralel dengan prioritas keamanan dan transisi energi nasional yang menjadi fokus perhatian global saat ini. Kallas menegaskan bahwa hal ini bertujuan membuat negara tersebut "membeku hingga menyerah" di musim dingin yang sulit. Menanggapi hal ini, Kallas menegaskan, "Kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi."

Sebagai bentuk dukungan konkret, Uni Eropa telah menyalurkan tambahan dana sebesar 4,36 miliar euro (sekitar Rp91,27 triliun) melalui pinjaman dukungan pada pekan ini untuk memperkuat ketahanan Kiev. Kallas menegaskan bahwa Eropa memiliki kepentingan keamanan sendiri dan berkomitmen penuh mendukung Ukraina, menolak pengakuan hukum atas klaim Rusia terhadap wilayah yang diduduki.

Tegas di Sisi Ukraina dan Tuntutan Pertanggungjawaban

Kallas secara eksplisit menolak peran mediator, menyatakan, "Kami bukan mediator. Kami dengan tegas berada di pihak Ukraina." Ia menyerukan pertanggungjawaban atas kejahatan perang, kompensasi atas kerusakan, serta pemulangan anak-anak yang dideportasi dari Ukraina. Prinsip dasar yang ditekankan adalah bahwa kedaulatan dan kemerdekaan Ukraina, serta hak negara tersebut untuk memilih aliansi, harus dihormati sepenuhnya.

Menutup pernyataannya, Kallas menegaskan prinsip moral dalam resolusi konflik: "Singkatnya, konsesi seharusnya diberikan oleh pihak agresor, bukan korban." Stance ini menegaskan kembali komitmen Uni Eropa untuk tidak hanya mendukung secara militer dan ekonomi, tetapi juga secara politik dan hukum dalam memastikan Ukraina mendapatkan keadilan dan keamanan jangka panjang.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ