IGI Apresiasi Nunuk Suryani: Transformasi Tata Kelola Guru Dongkrak Sertifikasi hingga 92 Persen
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) menerima apresiasi tinggi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) atas keberhasilan transformasi tata kelola guru.
- Penilaian ini didasarkan pada dampak nyata kepemimpinan Nunuk dalam meningkatkan kesejahteraan, kepastian karier, serta kompetensi tenaga pendidik nasional.
- Danang menekankan bahwa kepemimpinan efektif tidak hanya berupa kebijakan tertulis, melainkan kehadiran langsung dan kemauan mendengar aspirasi guru untuk menghasilkan langkah konkret yang berkualitas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima apresiasi tinggi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) atas keberhasilan transformasi tata kelola guru. Penghargaan Special Award Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2026 diberikan kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, sebagai Tokoh Penggerak Transformasi Guru Indonesia. Penilaian ini didasarkan pada dampak nyata kepemimpinan Nunuk dalam meningkatkan kesejahteraan, kepastian karier, serta kompetensi tenaga pendidik nasional.
Kepemimpinan Konkret di Balik Kebijakan
Ketua Umum IGI, Danang Hidayatullah, menyatakan bahwa penghargaan ini mengakui upaya optimalisasi seleksi ASN PPPK, transformasi Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan penguatan perlindungan hukum bagi pendidik. Danang menekankan bahwa kepemimpinan efektif tidak hanya berupa kebijakan tertulis, melainkan kehadiran langsung dan kemauan mendengar aspirasi guru untuk menghasilkan langkah konkret yang berkualitas.
Menyambut hal tersebut, Nunuk Suryani menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja kolektif, bukan pribadi. Fokus utamanya adalah menciptakan terobosan agar guru sejahtera terlebih dahulu, sehingga mereka dapat fokus meningkatkan kompetensi. Ia juga mengingatkan pentingnya aksi cepat tanpa menunggu kesempurnaan:
- Persentase guru bersertifikat meningkat menjadi sekitar 92 persen (lebih dari 2,7 juta guru) sepanjang 2020-2025.
- Sekitar 1,1 juta guru non-ASN telah diangkat menjadi ASN PPPK untuk menjamin masa kerja.
Jejak Perubahan Sistemik Sejak 2020
Sejak tahun 2020, Kemendikdasmen melakukan pembenahan sistematis menjawab tantangan kebutuhan dan kualitas guru. Dua pilar utama percepatan PPG dan pengangkatan ASN PPPK terbukti mampu mengubah lanskap profesi keguruan secara signifikan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa intervensi negara dalam aspek administratif dan finansial memiliki korelasi kuat dengan peningkatan mutu pendidikan. Kebijakan ini sejalan dengan inisiatif terbaru di mana Kemendikdasmen wajibkan bahasa Inggris di SD untuk memperkokoh fondasi kompetensi dasar siswa secara lebih luas.
Nunuk menutup pernyataannya dengan semangat pragmatisme: "Semangat kita adalah tidak perlu menunggu sampai sempurna untuk bisa berhasil." Pernyataan ini merefleksikan filosofi manajemen perubahan yang diterapkan selama lima tahun terakhir, di mana keberanian mengambil langkah strategis lebih diutamakan daripada perencanaan yang berlarut-larut namun tak kunjung terealisasi.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Sejarah Robot Merah: Bigetron by Vitality Amankan Tiket M8 setelah Taklukkan Team Liquid ID

Mario Aji Mulai Balapan Moto2 Qatar dari Posisi ke-21, Terhambat di Kualifikasi Q1

Hasto Kristiyanto Ziarah ke Makam Bung Karno: Kekuasaan Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Ketamakan Pribadi
