Bantah Dugaan Cacat Produksi, Jaecoo Jelaskan Akar Masalah Pelepasan Roda J5 di Jakarta
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

- Menanggapi viralnya video yang memperlihatkan roda mobil tergeletak di jalan, perusahaan menegaskan bahwa kerusakan tersebut merupakan akibat dari benturan fisik yang terjadi sebelum insiden pelepasan roda.
- Dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (5/11), tim teknis Jaecoo menyatakan telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang bersangkutan.
- Hasil analisis forensik teknis menunjukkan adanya kerusakan pada bumper depan kanan, fender depan kanan, dan pintu depan kanan.
Jaecoo Indonesia secara resmi membantah spekulasi yang berkembang di publik bahwa insiden pelepasan roda pada mobil listrik Jaecoo J5 EV di kawasan KH Mas Mansyur, Jakarta, pada 4 November 2026, disebabkan oleh cacat produksi. Menanggapi viralnya video yang memperlihatkan roda mobil tergeletak di jalan, perusahaan menegaskan bahwa kerusakan tersebut merupakan akibat dari benturan fisik yang terjadi sebelum insiden pelepasan roda.
Dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (5/11), tim teknis Jaecoo menyatakan telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang bersangkutan. Hasil analisis forensik teknis menunjukkan adanya kerusakan pada bumper depan kanan, fender depan kanan, dan pintu depan kanan. Pola kerusakan ini sejalan dengan keterangan pemilik kendaraan bahwa mobil sebelumnya menabrak trotoar dan pagar pembatas jalan, yang memicu lepasnya roda.
Detail Temuan Teknis dan Klarifikasi Publik
Jaecoo menekankan bahwa rangkaian kejadian yang terdokumentasi sangat konsisten dengan penjelasan pemilik mobil. "Berdasarkan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan, tim teknis kami menyimpulkan bahwa kendaraan mengalami benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan sebelum roda depan terlepas," tulis Jaecoo Indonesia. Perusahaan juga meluruskan misinformasi yang beredar di media sosial mengenai bagian roda yang terlepas. "Sebagai klarifikasi, roda yang terdampak adalah roda depan, bukan roda belakang seperti disebutkan dalam sejumlah pemberitaan," tegas perusahaan.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, berikut poin-poin temuan utama dari insiden tersebut:
- Insiden terjadi di kawasan KH Mas Mansyur, Jakarta, pada 4 November 2026.
- Kerusakan fisik meliputi bumper depan kanan, fender depan kanan, dan pintu depan kanan.
- Penyebab utama adalah benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan.
- Roda yang terlepas telah dikonfirmasi sebagai roda depan.
- Tidak ditemukan indikasi cacat produksi sebagai penyebab insiden.
Tindak Lanjut Perbaikan dan Prioritas Keselamatan Konsumen
Menyikapi keluhan konsumen, tim Aftersales Jaecoo Indonesia saat ini sedang mengoordinasikan tindak lanjut perbaikan secara menyeluruh. Perusahaan memprioritaskan ketersediaan suku cadang untuk mempercepat proses penggantian komponen yang rusak. Langkah ini diambil guna memastikan pemilik kendaraan dapat kembali menggunakan mobilnya dalam kondisi optimal dan aman.
Jaecoo Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh kepada pemilik kendaraan serta menyampaikan perkembangan proses perbaikan secara berkala. Dengan mengedepankan integritas teknis dan keselamatan konsumen, perusahaan berusaha menenangkan publik yang sebelumnya khawatir terkait kualitas produksi kendaraan listrik tersebut.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Pemprov Banten Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga Akhir 2026, Warga Diimbau Segera Manfaatkan

Dominasi MPV di Pasar Indonesia: 40 Persen Konsumen Tetap Setia pada Kendaraan Keluarga

Berkat Strategi Hybrid, Laba Toyotamelonjak 34 Persen dan Melebihi Ekspektasi Analis
