Sabtu, 7 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Ahmad Doli Bongkar Dugaan Aksi 'Komprador' Internal di Balik Rumor Munaslub Golkar

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Ahmad Doli Bongkar Dugaan Aksi 'Komprador' Internal di Balik Rumor Munaslub Golkar
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia , secara tegas membantah keterlibatannya dalam isu peredaran rumor Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) partai.
  • Pernyataan ini disampaikan Doli dalam rilis resmi yang diterima media pada Sabtu, 7 November, sebagai respons atas isu yang berkembang pasca-geger kasus penyadapan.
  • Ketegangan dalam dinamika Partai Golkar ini berlatar belakang sorotan publik terhadap kasus penyadapan yang melibatkan Presiden Prabowo Subianto .

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, secara tegas membantah keterlibatannya dalam isu peredaran rumor Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) partai. Menanggapi beredarnya poster ajakan Munaslub di media sosial, Doli menyatakan bahwa ia tidak tahu menahu mengenai penyebaran wacana tersebut dan justru menduga adanya unsur "komprador" di internal partai yang memanfaatkan situasi keruh politik untuk kepentingan sempit. Pernyataan ini disampaikan Doli dalam rilis resmi yang diterima media pada Sabtu, 7 November, sebagai respons atas isu yang berkembang pasca-geger kasus penyadapan.

Ketegangan dalam dinamika Partai Golkar ini berlatar belakang sorotan publik terhadap kasus penyadapan yang melibatkan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kasus tersebut, mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah ditetapkan sebagai tersangka. Rumor mengenai agenda Munaslub yang diagendakan pada 29 November bermunculan di tengah ketidakpastian hukum tersebut, dengan narasi yang mulai mencuat ke ruang publik digital.

Dugaan Aksi "Komprador" dan Penolakan Agenda Kerdil

Menurut Doli, pihak-pihak yang ia sebut sebagai "komprador" tersebut berasal dari dalam internal Golkar sendiri. Ia menegaskan bahwa tata cara berorganisasi partai telah diatur secara ketat dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang wajib dipatuhi seluruh kader. "Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak 'komprador' tersebut, yang berasal dari dalam internal kami sendiri. Dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian," tulis Doli dalam rilisnya. Doli menekankan bahwa saat ini partai sedang mengedepankan komitmen untuk menjaga kepentingan bangsa dan negara, bukan terjebak dalam dinamika internal yang merugikan.

  • Doli menduga adanya aktor internal yang memanfaatkan keruh situasi politik untuk keuntungan pribadi.
  • Ia menegaskan penolakan terhadap agenda Munaslub yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur organisasi.

Soliditas dengan Bahlil Lahadalia dan Sikap Ketegasan terhadap Kasus Makar

Merespons kekhawatiran munculnya perpecahan, Ahmad Doli meluruskan bahwa hubungannya dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, tetap harmonis, sinergis, dan produktif. "Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari secara bersama bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi, sebagai sebuah bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik," ujar Doli. Terkait isu keamanan negara, Doli menyatakan sikap tegas bahwa Presiden sebagai simbol negara sedang terancam oleh upaya makar. Oleh karena itu, Partai Golkar akan berada di garda depan untuk menjaga konstitusi dan mendukung Presiden, meskipun kasus penyadapan tersebut melibatkan tokoh-tokoh dari institusi Polri.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ