Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Wamensos dan Habib Husein Ja'far Tekankan Penguatan Karakter SDM Sekolah Rakyat di Bogor

Berita NasionalBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Pimpinan Redaksi

Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Wamensos dan Habib Husein Ja'far Tekankan Penguatan Karakter SDM Sekolah Rakyat di Bogor
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Agus Jabo Priyono , Wakil Menteri Sosial, bersama Habib Husein Ja'far Al Hadar menggelar pembekalan strategis bagi 1.000 personel Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor.
  • Acara yang berlangsung pada Kamis (5/11) malam di Harris Hotel Cibinong ini berfokus pada peningkatan kualitas pendampingan siswa, khususnya bagi guru BK, wali asuh, dan satuan pengamanan.
  • Tujuannya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan psikososial anak dari keluarga kurang mampu.

Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial, bersama Habib Husein Ja'far Al Hadar menggelar pembekalan strategis bagi 1.000 personel Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor. Acara yang berlangsung pada Kamis (5/11) malam di Harris Hotel Cibinong ini berfokus pada peningkatan kualitas pendampingan siswa, khususnya bagi guru BK, wali asuh, dan satuan pengamanan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan psikososial anak dari keluarga kurang mampu.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah kunci pemerintah dalam merespons tantangan sosial yang dihadapi siswa dari latar belakang kemiskinan ekstrem. Dengan melibatkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia, pemerintah berupaya memastikan standar konsistensi dalam pengelolaan sekolah yang berlokasi di berbagai daerah tersebut.

Pendekatan Humanis dan Perbaikan Niat bagi Para Pendamping

Habib Husein Ja'far mengingatkan para pendamping untuk memahami kompleksitas latar belakang hidup siswa. Dia menegaskan bahwa perilaku negatif anak seringkali bukan karena kenakalan, melainkan akibat trauma masa lalu dan kondisi keluarga yang belum tertangani. "Sering-seringlah ngobrol bersama mereka, sampai anda bisa merasakan pahit getir posisi mereka," pesan Habib Ja'far, menekankan pentingnya empati dan komunikasi yang membangun.

Lebih dari sekadar instruksi teknis, Habib Ja'far meminta pengabdi kemanusiaan ini meluruskan niat. Dengan mengutip Surah Al-Ma'un, ia menekankan bahwa ketidakprofesionalan dalam mengelola fasilitas untuk anak miskin dapat berdampak serius pada masa depan mereka. Habib Ja'far juga membeberkan tiga prinsip pendidikan utama yang harus diterapkan:

  • Membangun karakter siswa secara fundamental.
  • Menciptakan kompetisi positif melalui berbagai kegiatan sekolah.
  • Menjadi teladan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan bahwa sekolah yang baik harus bebas dari segala bentuk perundungan (*bullying*) dan kekerasan.

Menerapkan Filosofi Ki Hajar Dewantara dan Peran Strategis Sekolah Rakyat

Agus Jabo menambahkan bahwa seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga satuan pengamanan, harus menerapkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara, yaitu *momong*, *among*, dan *ngemong*. Prinsip ini menuntut pengasuhan yang penuh kasih sayang, keteladanan, serta bimbingan yang mendalam. Karena anak Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang sibuk bertahan hidup secara ekonomi, mereka sangat membutuhkan figur panutan di lingkungan sekolah.

Muhammad Hasan Chabibie, Sekjen Kemensos, hadir untuk mendukung komitmen ini. Sekolah Rakyat didesain tidak hanya untuk pendidikan formal, tetapi juga untuk rehabilitasi sosial. Keberhasilan program ini diukur dari kemampuan siswa untuk berdaya dan membantu keluar dari kemiskinan ekstrem, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. "Makanya harus hati-hati sekali berperilaku di depan anak," tegas Agus Jabo, menutup diskusi tentang tanggung jawab moral dan profesional setiap personel yang bertugas.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ