Rekor Tertukar: The Weeknd Lampaui Elton John, Genggam Pendapatan Tur Dunia Tertinggi Kedua di Globe

- The Weeknd resmi menorehkan sejarah baru dalam industri musik global dengan melampaui Elton John sebagai solois pria dengan pendapatan tur tertinggi.
- Berdasarkan laporan resmi dari promotor Live Nation , tur dunia bertajuk "After Hours til Dawn" yang telah berlangsung sejak Juli 2022 ini berhasil mengantongi pendapatan fantastis sekitar 1,3 miliar dolar AS .
- Capaian ini berhasil menyingkirkan rekor lama yang sebelumnya dipegang Elton John lewat tur perpisahannya "Farewell Yellow Brick Road" yang meraup sekitar 939 juta dolar AS.
The Weeknd resmi menorehkan sejarah baru dalam industri musik global dengan melampaui Elton John sebagai solois pria dengan pendapatan tur tertinggi. Berdasarkan laporan resmi dari promotor Live Nation, tur dunia bertajuk "After Hours til Dawn" yang telah berlangsung sejak Juli 2022 ini berhasil mengantongi pendapatan fantastis sekitar 1,3 miliar dolar AS. Capaian ini berhasil menyingkirkan rekor lama yang sebelumnya dipegang Elton John lewat tur perpisahannya "Farewell Yellow Brick Road" yang meraup sekitar 939 juta dolar AS. Pencatatan ini dikonfirmasi setelah sang musisi, yang bernama asli Abel Tesfaye, menggelar konser penutupnya di Kuala Lumpur, Malaysia.
Skala ambisius dari tur ini menjangkau 30 negara yang tersebar di benua Amerika Utara, Eropa, Inggris Raya, Amerika Latin, Australia, dan Asia. Tidak ada lembaga bagan pendapatan tur dunia resmi serupa dengan Luminate (yang biasa mencatat musik rekaman) yang secara spesifik mencatat angka ini, sehingga klaim Live Nation menjadi rujukan utama. Secara total, jadwal panjang tur tersebut mencakup 176 pertunjukan dan berhasil menjual sembilan juta tiket. Fakta bahwa tidak ada bagan resmi yang melacak pendapatan tur dunia memberikan nilai unik pada pencapaian ini, di mana data agregat dari Live Nation menjadi standar industri sementara.
Skala Global dan Puncak Performa 2026
Di balik angka miliaran dolar, kekuatan tur ini terletak pada konsistensi dan penambahan jadwal tur (residues) yang masif. Pada tahun 2026 saja, The Weeknd melakukan tur tambahan yang berhasil menjual 3 juta tiket dan menghasilkan sekitar 500 juta dolar AS. Angka ini membuktikan daya tarik magnetik artis ini yang belum surut meskipun fase awal tur telah selesai. Secara hierarki musik global, posisi ini menempatkan The Weeknd tepat di belakang Taylor Swift yang memimpin puncak dengan pendapatan "Eras Tour" menembus sekitar 2 miliar dolar AS. Di peringkat kedua, Coldplay duduk lewat tur "Music of the Spheres" dengan pendapatan sekitar 1,5 miliar dolar AS. Tiga nama besar ini kini mendominasi peta ekonomi tur musik global.
Perkembangan ini bukan hanya soal rekor komersial, tetapi juga mencerminkan pergeseran pola konsumsi hiburan langsung pasca-pandemi. Penjualan tiket dalam jumlah jutaan menunjukkan bahwa model tur residu (menambah kota/tanggal setelah tur awal) kini menjadi strategi standar untuk memaksimalkan pendapatan di segmen pasar yang loyal. Dengan total 176 pertunjukan, efisiensi logistik di lintas benua menjadi faktor kunci sukses yang perlu dicatat sebagai studi kasus manajemen tur skala mega.
Dampak Finansial dan Komitmen Kemanusiaan
Di balik gema panggung, The Weeknd mengintegrasikan dampak sosial yang signifikan melalui inisiatif amal. Sepanjang durasi tur, ia telah menyumbangkan total 8,5 juta dolar AS kepada dua lembaga, yaitu XO Humanitarian Fund dan Global Citizen. Donasi ini secara khusus ditujukan untuk mendukung penanggulangan kelaparan global serta meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di berbagai belahan dunia. Kontribusi ini menunjukkan bahwa skala tur megah juga membawa tanggung jawab sosial (CSR) yang terukur secara finansial.
Secara spesifik pada tahun 2026, 3 juta dolar telah terkumpul untuk disalurkan kepada Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) dan Global Citizen. Untuk kampanye Global Citizen tahun ini, fokusnya diarahkan pada penghapusan hambatan yang dihadapi perempuan dan anak perempuan dalam tiga sektor vital: kesehatan, pendidikan, dan kesempatan ekonomi. Langkah ini menjadikan tur musik tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai kendaraan advokasi kemanusiaan berskala global.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Pemkot Jaksel Rekonstruksi 7 Rumah Warga Menteng Atas Dampak Kebakaran, Dibiayai Baznas

Sudinsos Jakbar Distribusikan 843 Alat Bantu Fisik untuk Warga Difabel Jelang Target 970 Unit

Turkiye Ratifikasi Pakta Pertahanan Trilateral Makkah, Perkuat Aliansi Keamanan dengan Pakistan dan Arab Saudi
