Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kodam Iskandar Muda Gencar Usut Insiden Tiro: 272 Personel Dikirim, 1 Warga Tewas dalam Bentrokan Maulid

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: CNN Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Kodam Iskandar Muda Gencar Usut Insiden Tiro: 272 Personel Dikirim, 1 Warga Tewas dalam Bentrokan Maulid
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda (IM) resmi membuka investigasi internal mendalam terkait insiden di kawasan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh.
  • Pemicu ketegangan bermula dari upaya TNI menurunkan bendera bulan bintang yang terpasang di sekitar musala saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • Aksi tersebut memicu perlawanan warga, yang berujung pada bentrokan tragis.

Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda (IM) resmi membuka investigasi internal mendalam terkait insiden di kawasan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh. Pemicu ketegangan bermula dari upaya TNI menurunkan bendera bulan bintang yang terpasang di sekitar musala saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Aksi tersebut memicu perlawanan warga, yang berujung pada bentrokan tragis. Brigjen Mahesa Fitriadi, Pangdam IM, menegaskan bahwa proses pendalaman tengah berjalan untuk mengusut tuntas dugaan penembakan yang menewaskan 1 warga.

Mahesa menjelaskan kepada wartawan di Bandara Sultan Iskandar Muda pada Jumat (6/11) bahwa pemeriksaan kasus ini membutuhkan waktu dan tidak bisa selesai dalam satu hingga dua hari. "Kami masih mendalami secara internal, kami akan mengadakan investigasi mendalam. Kalau nanti sudah ada hasilnya tentu akan kami beritahu," ujarnya. Transparansi hasil temuan akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai untuk menjaga objektivitas hukum dan disiplin militer.

Rincian Penanganan di Lokasi dan Pengendalian Pasukan

Menanggapi pertanyaan mengenai dinamika di lapangan, Mahesa mengungkapkan bahwa terdapat 272 personel yang diterjunkan ke lokasi kejadian. Ia meluruskan kesalahpahaman publik dengan menegaskan bahwa tidak seluruh anggota tersebut dibekali dengan senjata api. "Senjata yang dipakai untuk memberi peringatan, tentunya kami mendahului dari situ dulu," tegasnya. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan alat kekerasan, jika ada, ditujukan semata-mata untuk tembakan peringatan guna meredakan situasi, bukan untuk tindakan ofensif yang tidak proporsional.

Imbauan Ketenangan dan Dampak Sosial di Aceh

Di tengah proses hukum yang tengah berjalan, Kodam IM mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya di kawasan Tiro, untuk tidak terpancing emosi. "Kami mengimbau untuk tidak panas. Mari kita sama-sama menjaga situasi yang aman, tertib, dan damai," kata Mahesa. Langkah ini krusial untuk mencegah eskalasi kekerasan susulan. Sebagai catatan, insiden ini tidak hanya merenggut satu nyawa, tetapi juga melukai 13 warga lainnya. Kejadian ini menjadi sorotan penting dalam menjaga keharmonisan antara aparat keamanan dan masyarakat sipil di Aceh, terutama di momen-momen sakral keagamaan.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ