Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Jelang Libur Nataru, Kemenparekraf Siapkan Diskon Tiket hingga Pengawasan BPOM Demi Kenyamanan Wisatawan

Berita NasionalBudi SantosoBudi SantosoSumber: Kompas Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Pimpinan Redaksi

Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Jelang Libur Nataru, Kemenparekraf Siapkan Diskon Tiket hingga Pengawasan BPOM Demi Kenyamanan Wisatawan
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kementerian Pariwisata mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisatawan domestik maupun mancanegara menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
  • Upaya ini menjadi krusial mengingat pariwisata merupakan pilar utama ekonomi kreatif yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat di daerah tujuan wisata.
  • Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana , menyatakan komitmen kementeriannya dalam menghadirkan layanan yang aman dan nyaman.

Kementerian Pariwisata mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisatawan domestik maupun mancanegara menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Melalui inisiatif ini, pemerintah berupaya memastikan pengalaman berwisata yang mengesankan namun tetap terjangkau, sehingga dapat mempertahankan minat kunjungan serta memacu kembali pertumbuhan sektor wisata nasional di akhir tahun. Upaya ini menjadi krusial mengingat pariwisata merupakan pilar utama ekonomi kreatif yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat di daerah tujuan wisata.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan komitmen kementeriannya dalam menghadirkan layanan yang aman dan nyaman. Selain promosi melalui kegiatan perjalanan pengenalan, pemerintah juga mendukung peningkatan layanan kuliner dan gastronomi serta mengupayakan penawaran diskon pada tiket layanan pariwisata. Kolaborasi lintas kementerian pun dilakukan untuk memastikan standar keamanan produk pangan tetap terjaga di seluruh destinasi.

Implementasi Strategi: Dari Diskon Tiket hingga Kolaborasi Keamanan Pangan

Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengawasi produk-produk pangan yang ditawarkan di desa-desa wisata. Sinergi ini bertujuan untuk menekan risiko keselamatan konsumen sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap kualitas layanan. Beberapa langkah konkret yang ditempuh meliputi:

  • Menyelenggarakan kegiatan perjalanan pengenalan untuk mempromosikan daerah wisata potensial.
  • Meningkatkan layanan wisata kuliner dan gastronomi di berbagai destinasi.
  • Menawarkan diskon tiket untuk berbagai kegiatan layanan pariwisata agar lebih terjangkau.
  • Memastikan keamanan produk pangan melalui kolaborasi erat dengan BPOM di desa wisata.

Menurut Menteri Widiyanti, pengalaman indah bagi wisatawan merupakan bagian terpenting dari industri pariwisata karena akan menumbuhkan minat untuk terus berwisata. "Ini adalah salah satu bagian terpenting dari industri pariwisata karena pengalaman yang indah bagi wisatawan akan menumbuhkan minatnya untuk terus berwisata," tegasnya dalam keterangan pers di Jakarta. Ia menambahkan bahwa biaya yang terjangkau menjadi kunci utama agar daya tarik destinasi tetap kompetitif.

Target 16-17,6 Juta Kunjungan Asing dan Dampak Ekonomi Lokal

Pemerintah menargetkan angka kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2026 mencapai 16 juta sampai 17,6 juta kunjungan, sementara angka perjalanan wisatawan Nusantara ditargetkan mencapai 1,18 miliar perjalanan. Capaian target ini diharapkan tidak hanya menjadi statistik, tetapi benar-benar mendatangkan manfaat ekonomi yang berkeadilan bagi masyarakat di daerah tujuan wisata. Dengan kombinasi diskon layanan dan jaminan keamanan pangan, pemerintah optimistis dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Strategi ini juga sejalan dengan pengembangan wisata belanja berbasis potensi lokal yang didukung pemerintah, sehingga wisatawan dapat membawa pulang kenangan sekaligus produk khas daerah. Jelang libur akhir tahun, koordinasi antarpihak pun diperketat untuk memastikan seluruh lapisan layanan, mulai dari aksesibilitas hingga kenyamanan, berada dalam kondisi prima demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ