Jumat, 6 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

PNM Gandeng ABPEDNAS dan Tiga Asosiasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

PNM Gandeng ABPEDNAS dan Tiga Asosiasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
  • Langkah ini bertujuan memperkuat literasi keuangan sekaligus mengakselerasi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
  • Kegiatan penandatanganan MoU ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Langkah ini bertujuan memperkuat literasi keuangan sekaligus mengakselerasi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Inisiatif tersebut secara langsung mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keempat dan keenam, yang menekankan pembangunan dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Kegiatan penandatanganan MoU ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Hadir di antaranya Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa; Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara selaku Dewan Pembina; Veronica Tan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; serta Ahmad Nawardi, Ketua Komite IV DPD RI. Kehadiran para tokoh ini menandakan komitmen lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan desa.

Sinergi Lintas Lembaga untuk Jangkauan 1,2 Juta Anggota

MoU ini menandai sinergi PNM dengan tiga asosiasi terbesar di Indonesia, yaitu Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (ASLINMAS), ABPEDNAS, dan Srikandi Jaga Desa. Ketiga entitas ini memiliki total anggota sekitar 1,2 juta orang, memberikan PNM akses luas untuk menjangkau masyarakat prasejahtera di pelosok negeri.

Reda Manthovani menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga agar agenda pembangunan desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Mari bersama-sama menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya Asta Cita keempat dan keenam, membangun dari desa, dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," ujar Reda dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11). Kolaborasi ini menempatkan literasi sebagai pintu masuk utama, yang diperkuat dengan pemetaan potensi desa serta pendampingan kelompok usaha agar berkembang secara berkelanjutan.

Fokus pada Pemberdayaan Perempuan melalui Program Mekaar

Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan pendekatan pemberdayaan yang selama ini dijalankan melalui program Mekaar. Kindaris menegaskan bahwa pembiayaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan dan kapasitas nasabah, bukan sekadar pemberian kredit.

"Melalui pertemuan kelompok mingguan kami juga menghadirkan pendampingan dan edukasi, termasuk literasi keuangan, agar perempuan prasejahtera mampu mengelola usahanya dengan lebih baik. Kami berharap semangat pemberdayaan ini dapat menjangkau lebih banyak perempuan di desa," tutur Kindaris. Kesamaan fokus pada pemberdayaan perempuan menjadi kekuatan utama kerja sama ini, di mana PNM mendampingi usaha perempuan prasejahtera, sementara ABPEDNAS melalui komunitas Srikandi Jaga Desa mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan. Sinergi ini membuka peluang untuk memperluas edukasi, memperkuat jejaring, dan mengoptimalkan potensi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan lingkungan secara lebih efektif.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ