Motor Pertama di Dunia dengan Honda Sensing Ride: Dikirim ke EICMA 2026 dengan Radar Otomatis

- Honda resmi memperkenalkan tonggak baru dalam teknologi otomotif roda dua dengan memamerkan Honda CRF1150L Africa Twin Adventure Sports tahun produksi 2027 di ajang EICMA 2026 di Milan, Italia.
- Motor ini menjadi model pertama di dunia yang dibekali fitur Honda Sensing Ride , sebuah sistem bantuan berkendaraan otonom (ADAS) berbasis radar yang biasanya hanya ditemukan pada mobil-mobil Honda.
- Fitur canggih ini memungkinkan motor untuk melakukan pengereman otomatis dan menjaga jarak aman secara mandiri, menandai era baru keselamatan berkendara bagi motor petualang.
Honda resmi memperkenalkan tonggak baru dalam teknologi otomotif roda dua dengan memamerkan Honda CRF1150L Africa Twin Adventure Sports tahun produksi 2027 di ajang EICMA 2026 di Milan, Italia. Motor ini menjadi model pertama di dunia yang dibekali fitur Honda Sensing Ride, sebuah sistem bantuan berkendaraan otonom (ADAS) berbasis radar yang biasanya hanya ditemukan pada mobil-mobil Honda. Fitur canggih ini memungkinkan motor untuk melakukan pengereman otomatis dan menjaga jarak aman secara mandiri, menandai era baru keselamatan berkendara bagi motor petualang.
Honda membatasi fitur Honda Sensing Ride hanya untuk varian Adventure Sports yang menggunakan transmisi DCT (Dual Clutch Transmission). Sistem ini mengandalkan unit radar gelombang milimeter yang terpasang di bagian depan dan belakang motor untuk membaca kondisi sekitar secara real-time. Berdasarkan penilaian menyeluruh atas dinamika motor dan posisi pengendara, sistem ini akan memberikan notifikasi, peringatan, serta bantuan operasional untuk menghindari tabrakan, bahkan mampu membuat motor berhenti dan melaju kembali secara halus saat terjebak kemacetan.
Teknologi ADAS Berbasis Radar di Roda Dua
Secara teknis, Honda Sensing Ride mengadopsi berbagai fitur ADAS yang sama dengan di mobil untuk diaplikasikan ke roda dua. Fitur ini secara khusus mengintegrasikan transmisi DCT untuk memungkinkan fungsi Adaptive Cruise Control (ACC) bekerja secara optimal, termasuk fitur Stop & Go yang dapat mengurangi kelelahan pengemudi saat berkendara di perkotaan. Selain itu, sistem ini juga mencakup bantuan berkelompok untuk perjalanan panjang yang terorganisir.
- Adaptive Cruise Control (ACC) dengan fungsi Stop & Go untuk menjaga jarak dan kecepatan secara otomatis.
- Group Ride Assist yang membantu penyetel jarak antar kendaraan dalam kelompok.
- Emergency Brake Assist dan Forward Collision Warning untuk antisipasi tabrakan ke depan.
- Blind Spot Information yang memberikan peringatan saat kendaraan lain masuk ke titik buta di serong belakang.
- Rear Collision Warning dan Rear Distance Information untuk memantau kendaraan di belakang.
Peningkatan Performa Mesin dan Desain Adventure
Selain fitur teknologi, Honda meningkatkan mesin parallel-twin yang kapasitasnya dinaikkan dari 1.084cc menjadi 1.131cc. Peningkatan ini dicapai dengan memperbesar diameter silinder (bore) menjadi 94 mm dan merevisi sistem intake serta komponen internal lainnya, menghasilkan tenaga 119 hp pada 7.500 rpm dan torsi 119 Nm. Varian Adventure Sports dibekali tangki bensin sebesar 24 liter dan pelek depan 19 inci, dirancang khusus untuk perjalanan jarak jauh. Honda juga menerapkan material ramah lingkungan dengan menggunakan plastik berbahan dasar tanaman untuk windscreen, serta sistem suspensi Showa EERA dengan teknologi Skyhook yang dapat menyesuaikan redaman secara otomatis untuk stabilitas lebih tinggi.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Rekor Kasus Patah As Roda Kendaraan China di Indonesia dan Malaysia Nalarkan Sektor Otomotif Global

Revolusi Honda Africa Twin: Motor Pertam dunia Dengan Honda Sensing Ride Radar

Nissan Unggah Tiga Konsep Off-Rad Ekstrem: Dari Frontier Ronin Bermesin GT-R hingga Armada Tanpa Atap di SEMA 2026
