Debut Apollo EVO di Amerika: Hypercar $3.3 Juta dengan Mesin V12 800 HP dan Eksekusi Keras
Mengupas tuntas performa mobil terbaru dan memberikan tips otomotif terpercaya.

- Sebuah mesin ketir Jerman yang menolak kompromi telah tiba di panggung otomotif global.
- Apollo EVO , hypercar eksklusif seharga $3.3 juta , baru saja melakukan debut resminya di Amerika Utara melalui ajang Concours at Wynn Las Vegas .
- Keputusan untuk melakukan debut lintas samudra ini menandai fase penting bagi Apollo, yang dikenal sebagai pabrikan hypercar dedikasi satu-satunya di Jerman.
Sebuah mesin ketir Jerman yang menolak kompromi telah tiba di panggung otomotif global. Apollo EVO, hypercar eksklusif seharga $3.3 juta, baru saja melakukan debut resminya di Amerika Utara melalui ajang Concours at Wynn Las Vegas. Kendaraan pertama yang dipamerkan, yang dinamai Caribbean Dragon, menjadi bukti nyata ambisi manufaktur tersebut dalam menciptakan mobil pacuan yang berani dan tidak takut menantang para pemain lama seperti Porsche atau Mercedes-AMG dengan pendekatan teknis yang lebih radikal dan murni.
Keputusan untuk melakukan debut lintas samudra ini menandai fase penting bagi Apollo, yang dikenal sebagai pabrikan hypercar dedikasi satu-satunya di Jerman. Mobil ini dirancang bukan untuk kenyamanan jalan raya, melainkan sebagai mesin pacuan purba yang memancarkan aura sains fiksi melalui garis bodi dan performa mekanis yang ekstrem.
Spesifikasi Mesin V12 dan Konstruksi Ringan Ekstrem
Jantung mesin Apollo EVO didorong oleh engine V12 naturally aspirated 6.3 liter hasil kolaborasi dengan Autotecnica Motori dan HWA AG, yang terinspirasi dari arsitektur Ferrari. Tanpa turbocharger atau hybridisasi, mesin ini memuntahkan tenaga 800 hp dan torsi 765 Nm, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 2.7 detik serta kecepatan puncak 335 km/jam. Fokus utama pada ringan berat terlihat jelas dari penggunaan monocoque serat karbon yang bobotnya hanya 105 kg, sehingga total bobot kendaraan terjaga di angka 1,300 kg.
- Transmisi: 6-percepatan sequensial Hewland bergaya motorsport.
- Brembo & Ban: Rem carbon-ceramic dengan velg center-lock dan ban Michelin Pilot Sport Cup 2 R.
- Aerodinamika: Sayap belakang aktif hidrolik yang menghasilkan downforce 1,350 kg di kecepatan 300 km/jam, melebihi berat mobil itu sendiri.
Desain Kabin Minimalis dan Limitasi Produksi
Kabin dirancang dengan filosofi balap purba, didominasi oleh panel serat karbon bewarna biru dan dashboard minimalis yang terbuka. Pengemudi harus menyesuaikan posisi melalui kotak pedal geser, bukan kursi elektrik. Di bagian eksterior, sistem knalop titanium dengan desain "Dragon Skin" yang dicetak 3D akan berubah warna menjadi biru saat suhu meningkat. Dengan jumlah produksi yang sangat terbatas hanya 10 unit di seluruh dunia, Apollo EVO merupakan pernyataan berani dari industri otomotif Jerman bahwa presisi, kecepatan, dan estetika fungsional masih menjadi raja di era kendaraan canggih.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Lelang Honda Vario 150 Pelat Merah di Jakarta: Harga Limit Rp 2,86 Juta, Kondisi Rusak Berat

BYD Klaim 5.000 Pekerja Lokal di Pabrik Subang, Targetkan 20.000 Penyerapan Naker Saat Kapasitas Maksimal

Dari 10 Unit ke Target 2 Juta: Chery Beberkan Strategi Ekspor yang Ubah Citra Mobil Tiongkok
