Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

FWD Syariah Luncurkan Entitas Mandiri, Tekankan Asuransi sebagai Kebutuhan Primer di Tengah Krisis Ekonomi

Ekonomi & PasarHendra GunawanHendra GunawanSumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

FWD Syariah Luncurkan Entitas Mandiri, Tekankan Asuransi sebagai Kebutuhan Primer di Tengah Krisis Ekonomi
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • PT FWD Insurance Indonesia Syariah atau FWD Syariah secara resmi berdiri sebagai entitas yang terpisah dari induknya, menandai langkah strategis dalam industri jasa keuangan Indonesia.
  • Transformasi struktural ini dilakukan untuk memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 11 Tahun 2023.
  • Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan asuransi yang memiliki unit usaha syariah diwajibkan membentuk entitas sendiri paling lambat pada 1 Januari 2027.

PT FWD Insurance Indonesia Syariah atau FWD Syariah secara resmi berdiri sebagai entitas yang terpisah dari induknya, menandai langkah strategis dalam industri jasa keuangan Indonesia. Ade Bungsu, Direktur Utama FWD Syariah, menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi saat ini, peran asuransi bukan lagi sekadar opsi, melainkan menjadi tulang punggung proteksi finansial bagi masyarakat. Dalam acara peresmian di Jakarta, Rabu (4/11/2026), Ade menyatakan bahwa tantangan ekonomi justru memperbesar kebutuhan akan perlindungan untuk mengantisipasi risiko seperti kehilangan pekerjaan maupun musibah tak terduga.

Transformasi struktural ini dilakukan untuk memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 11 Tahun 2023. Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan asuransi yang memiliki unit usaha syariah diwajibkan membentuk entitas sendiri paling lambat pada 1 Januari 2027. FWD Syariah telah memperoleh izin usaha di bidang asuransi jiwa berbasis syariah melalui surat keputusan OJK tertanggal 7 Agustus 2026. Untuk memperkuat posisi di pasar, perusahaan memunculkan produk FWD Harapan sebagai solusi perlindungan jiwa yang membantu masyarakat mempersiapkan masa depan dan merencanakan warisan keluarga secara syariah.

Komitmen Produk Syariah yang Autentik dan Sesuai Prinsip Ta'awun

Ade Bungsu menjelaskan bahwa strategi pengembangan produk FWD Syariah berfokus pada keunikan yang tidak sekadar meniru (mirroring) produk konvensional. Perusahaan berencana menggenjot lini produk yang berkaitan dengan kebutuhan spesifik umat Islam, seperti perlindungan untuk ibadah haji, umrah, dan ramadan. "Kita tidak coba sekadar mirroring product yang ada di konvensional. Itulah salah satu strategi kita nanti bagaimana penetrasi untuk masuk ke pasar syariah tentunya memberikan solusi yang sesuai dengan prinsip syariahnya," ujar Ade. Pendekatan ini sejalan dengan konsep ta'awun atau saling membantu, yang menjadi filosofi utama perusahaan dalam semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Peran edukasi dinilai krusial dalam memasyarakatkan asuransi syariah. Habib Husein Ja'far, seorang konten kreator keislaman yang turut hadir, menekankan bahwa prinsip ta'awun menjadikan perlindungan bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga, melainkan juga untuk kemaslahatan orang lain. "Asuransi berbasis syariah yang prinsip utamanya ta'awun, gotong royong, peduli satu dengan yang lainnya," kata Habib Ja'far. Ia menambahkan bahwa pemahaman masyarakat perlu terus ditingkatkan agar nilai proteksi syariah benar-benar terserap secara maksimal di komunitas muslim Indonesia.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ