Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Laba Bank Mayapada Melonjak 107% di Kuartal III 2026, Didukung Penguatan Modal dan Efisiensi Aset

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNBC Market & Saham
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Laba Bank Mayapada Melonjak 107% di Kuartal III 2026, Didukung Penguatan Modal dan Efisiensi Aset
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Data kinerja keuangan yang dipublikasikan menunjukkan pencapaian laba bersih sebesar Rp87 miliar , naik dari Rp42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Peningkatan dua kali lipat ini menjadi indikator utama perbaikan profitabilitas bank, meski manajemen tetap mewaspadai dinamika beban operasional dan pencadangan kredit.
  • Di samping melonjaknya laba, struktur neraca Bank Mayapada juga menunjukkan penguatan fundamental yang jelas.

PT Bank Mayapada Internasional Tbk berhasil membukukan lonjakan laba bersih signifikan sebesar 107% hingga September 2026, mengonfirmasi fundamental bisnis yang solid dan kemampuan perseroan dalam menghasilkan keuntungan secara lebih efisien. Data kinerja keuangan yang dipublikasikan menunjukkan pencapaian laba bersih sebesar Rp87 miliar, naik dari Rp42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan dua kali lipat ini menjadi indikator utama perbaikan profitabilitas bank, meski manajemen tetap mewaspadai dinamika beban operasional dan pencadangan kredit.

Di samping melonjaknya laba, struktur neraca Bank Mayapada juga menunjukkan penguatan fundamental yang jelas. Total aset perseroan tercatat melonjak menjadi Rp171,867 triliun, tumbuh 11,21% secara tahunan, sementara total ekuitas meningkat 12,04% menjadi Rp19,079 triliun. Pertumbuhan ini merefleksikan ekspansi bisnis dan penguatan nilai kekayaan bersih yang sehat. Penting untuk dicatat bahwa penguatan ekuitas ini berbanding lurus dengan peningkatan CAR (Capital Adequacy Ratio) dari 10,09% menjadi 11,09%, yang berarti kapasitas permodalan bank dalam mengantisipasi risiko operasional dan kredit menjadi lebih kokoh.

Rincian Penguatan Fundamental: Dari Aset hingga Rasio Kecukupan Modal

Analisis lebih dalam terhadap pos-pos keuangan menunjukkan konsistensi pertumbuhan di berbagai segmen. Selain aset dan ekuitas, likuiditas bank juga menunjukkan komposisi yang sehat. Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) turun dari 83,83% menjadi 77,06% (membandingkan Juni 2025 dan Juni 2026), yang mengindikasikan bahwa bank tidak agresif dalam menyalurkan kredit di luar kemampuan pendanaannya (DPK). Hal ini memberi ruang bagi bank untuk mengelola likuiditas dengan lebih hati-hati.

  • Laba Bersih: Rp87 miliar (tumbuh 107% YoY).
  • Total Aset: Rp171,867 triliun (tumbuh 11,21% YoY).
  • Ekuitas: Rp19,079 triliun (tumbuh 12,04% YoY).
  • CAR: 11,09% (naik dari 10,09% di September 2025).

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ