Kamis, 5 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Erupsi Gunung Semeru Capai Enam Kali, Panik Warga dan Penambang Pasir Guncang Lereng

Berita NasionalBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Pimpinan Redaksi

Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Erupsi Gunung Semeru Capai Enam Kali, Panik Warga dan Penambang Pasir Guncang Lereng
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Gunung Semeru tercatat mengalami enam kali erupsi sepanjang Kamis (5/11), memicu gelombang panik di kalangan masyarakat dan para penambang pasir di lereng gunung tersebut.
  • Tercatat dalam rekaman amatir, para pekerja tambang dan sopir truk berlarian meninggalkan area saat kolom abu vulkanik tebal membumbung tinggi.
  • Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi aktivitas di sekitar gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan status yang kini bertahan pada Level III Siaga .

Gunung Semeru tercatat mengalami enam kali erupsi sepanjang Kamis (5/11), memicu gelombang panik di kalangan masyarakat dan para penambang pasir di lereng gunung tersebut. Tercatat dalam rekaman amatir, para pekerja tambang dan sopir truk berlarian meninggalkan area saat kolom abu vulkanik tebal membumbung tinggi. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi aktivitas di sekitar gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan status yang kini bertahan pada Level III Siaga.

Kronologi Erupsi dan Dampak Awal di Lapangan

Berdasarkan data pemantauan, aktivitas vulkanik signifikan mulai terjadi sejak pukul 03.33 WIB, berlanjut pada 05.37 WIB, 06.33 WIB, dan 08.43 WIB. Erupsi puncaknya terjadi pada pukul 09.24 WIB, di mana kolom abu teramati setinggi ยฑ 700 meter di atas puncak, setara dengan 4.376 meter di atas permukaan laut. Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 31 milimeter dengan durasi letusan mencapai 7 menit 27 detik. Muntahan abu vulkanik berwarna kelabu hingga hitam mengarah ke barat daya, sementara awan panas guguran (APG) meluncur ke arah tenggara.

  • Jarak luncur awan panas teramati sejauh 4.500 meter dari puncak, mengarah ke sektor tenggara.
  • Lokasi kritis berada di sepanjang aliran sungai Besuk Kobokan, tempat di mana kepanikan pekerja tambang terdokumentasikan secara visual.
  • Ayat peringatan diucapkan dalam bahasa Jawa lokal untuk menginstruksikan warga di area bawah segera menyelamatkan diri.

Imbauan Resmi dan Langkah Waspada yang Diberlakukan

Muhammad Amrul, Ketua Tim Pusdalops BPBD Jawa Timur, menyatakan bahwa hingga pukul 12.00 WIB telah tercatat tiga kali awan panas guguran. Sampai saat ini, pendataan dampak kerusakan dan korban jiwa masih dalam proses. PVMBG mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi, khususnya di jalur Besuk Kobokan. Selain itu, area dalam radius 5 kilometer dari kawah wajib dikosongkan untuk meminimalisir ancaman fatal dari lontaran batu pijar. Sigit mengingatkan agar kewaspadaan tetap ditingkatkan karena potensi awan panas susulan dapat terjadi sewaktu-waktu.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ