Dua Inovasi Paten Badak LNG Raih Penghargaan Nasional, Hemat Energi hingga 6,04 Juta Dolar AS

- Henny menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan Badak LNG untuk terus melahirkan inovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan (improvement).
- Rincian Dampak Ekonomi dan Efisiensi Teknis Inovasi peraih juara kedua berupa sistem pengendalian temperatur lean amine berbasis auto cascade yang mengoptimalkan konsumsi energi pada unit amine regenerator.
- Dicapai melalui investasi sekitar 2.000 dolar AS dengan periode pengembalian investasi kurang dari satu bulan.
PT Badak NGL (Badak LNG) meraih dua penghargaan bergengsi kategori Best Green and Blue Innovation Patent dalam ajang Indonesia Patent Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum. Dua inovasi teknologi milik perusahaan ini berhasil menempatkan diri sebagai juara kedua dan ketiga, berkat kemampuannya meningkatkan efisiensi energi, mencegah kebocoran hidrokarbon, serta mengurangi potensi emisi gas rumah kaca secara signifikan dalam operasional kilang gas alam cair (LNG). Corporate Secretary Badak LNG, Henny Trisnadewi, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan inovasi berbasis kebutuhan operasional yang memberikan manfaat ganda bagi ekonomi dan lingkungan.
Henny menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan Badak LNG untuk terus melahirkan inovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan (improvement). "Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan Badak LNG untuk terus melahirkan inovasi dan melakukan improvement, sehingga memberikan kontribusi positif bagi perusahaan maupun negara," ujar Henny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Rincian Dampak Ekonomi dan Efisiensi Teknis
Inovasi peraih juara kedua berupa sistem pengendalian temperatur lean amine berbasis auto cascade yang mengoptimalkan konsumsi energi pada unit amine regenerator. Berdasarkan penerapan pada Train G dan Train H selama Januari 2023 hingga Oktober 2024, teknologi ini menghasilkan penghematan substansial seperti tercantum berikut:
- Penghematan 159.950 ton steam dan 592 MMSCF fuel gas.
- Nilai efisiensi mencapai 6,04 juta dolar AS.
- Dicapai melalui investasi sekitar 2.000 dolar AS dengan periode pengembalian investasi kurang dari satu bulan.
Sementara itu, inovasi peraih juara ketiga berfokus pada metode pencegahan kebocoran hidrokarbon pada pengoperasian Liquefied Petroleum Gas (LPG) Booster Cooler. Teknologi ini berpotensi menghindari kehilangan produksi LNG senilai 17,6 juta dolar AS per tahun. Secara lingkungan, inovasi ini mampu mencegah emisi gas rumah kaca sebesar 134.443 ton setara karbon dioksida (COโe) per tahun serta menghemat sekitar 1.947 MMSCF fuel gas per tahun tanpa memerlukan investasi peralatan baru.
Kolaborasi Lintas Fungsi dan Potensi Hilirisasi Nasional
Lead Engineer Production Planning & Energy Badak LNG sekaligus perwakilan inventor, Bambang Irawan, menekankan bahwa keberhasilan pengembangan inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi. "Penghargaan ini milik seluruh insan Badak LNG, karena inovasi ini lahir dari kerja sama operator, engineer, dan tim maintenance," katanya. Kedua inovasi tersebut turut dipamerkan dalam Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 yang berlangsung pada 3โ5 November di Jakarta International Convention Center (JICC). Sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi hasil invensi nasional, Badak LNG membuka peluang pendampingan bagi pelaku industri LNG lainnya yang ingin mereplikasi teknologi tersebut dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan operasional masing-masing fasilitas. Melalui pengembangan dan pemanfaatan paten ini, perusahaan berharap inovasi yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional, tetapi juga mendukung penguatan daya saing serta keberlanjutan industri LNG nasional.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Warga Cempaka Baru Antusias Manfaatkan Mobil Klinik Hewan Keliling, Permohon Sterilisasi Kucing Meningkat

Bus Transjakarta Koridor 10 Keluarkan Asap, Penumpang Dievakuasi ke Armada Berikutnya

KAI Commuter Kecam Aksi Kekerasan di Stasiun Duri, Ingatkan Etika Pengguna KRL
