Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Sudirman Tol Yos Sudarso Ditata Jadi RTH 4.700 M2, Jakarta Utara Hadirkan Ruang Publik Berkelanjutan Menuju 2027

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Kompas Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Sudirman Tol Yos Sudarso Ditata Jadi RTH 4.700 M2, Jakarta Utara Hadirkan Ruang Publik Berkelanjutan Menuju 2027
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Pertamanan dan Hutan (Tamhut) melakukan penataan besar-besaran pada kolong Tol Jalan Yos Sudarso di depan Halte Transjakarta Plumpang.
  • Proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat penataan lingkungan perkotaan menjelang peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027 .
  • Konsep penghijauan yang diusung tidak hanya fokus pada penambahan tanaman, tetapi juga integrasi fasilitas penunjang untuk memastikan kenyamanan dan keberlanjutan.

Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Pertamanan dan Hutan (Tamhut) melakukan penataan besar-besaran pada kolong Tol Jalan Yos Sudarso di depan Halte Transjakarta Plumpang. Kawasan seluas 4.700 meter persegi tersebut ditransformasikan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang representatif, mengubah area yang sebelumnya gelap dan minim vegetasi menjadi ruang publik yang terang, tertata, dan ramah lingkungan. Inisiatif ini bukan sekadar estetika, melainkan langkah strategis Reina Camelia, Kepala Suku Dinas Tamhut Kota Administrasi Jakarta Utara, dalam mengoptimalkan potensi ruang kosong di bawah jalan tol agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat penataan lingkungan perkotaan menjelang peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027. Konsep penghijauan yang diusung tidak hanya fokus pada penambahan tanaman, tetapi juga integrasi fasilitas penunjang untuk memastikan kenyamanan dan keberlanjutan. Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman, Duani Harrie Sibuea, menjelaskan bahwa penataan ini dirancang untuk mengubah fungsi kawasan yang kurang tertata menjadi ruang berkualitas tinggi yang dapat dinikmati secara merata oleh warga Jakarta Utara.

Rincian Fasilitas dan Target Penyelesaian Proyek

Secara teknis, penataan kawasan ini mencakup pemasangan taman vertikal, penambahan dan perapihan vegetasi, pembangunan pedestrian, instalasi bangku taman, hingga pemasangan pencahayaan modern. Pengerjaan proyek telah dimulai sejak September 2026 melalui pihak ketiga, PT Sekar Hati Jaya Maju, dengan target penyelesaian pada Desember 2026. Dengan penyelesaian tepat waktu, kawasan tersebut diproyeksikan sudah dapat dimanfaatkan oleh publik pada awal tahun 2027. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap elemen, dari lanskap hingga infrastruktur pendukung, bekerja bersama untuk menciptakan koridor hijau yang mulus di sepanjang Jalan Yos Sudarso.

  • Peningkatan tutupan vegetasi dan estetika melalui taman vertikal dan penghijauan.
  • Pemasangan pencahayaan untuk mengatasi masalah kawasan gelap di bawah kolong.
  • Penyediaan fasilitas publik seperti pedestrian dan bangku taman.
  • Target operasional penuh pada awal 2027.

Keberlanjutan Pemeliharaan dan Ekspansi Hijau Jakarta Utara

Untuk menjamin kualitas lingkungan terjaga, Sudin Tamhut Kota Jakarta Utara akan menyiagakan petugas khusus untuk melakukan pemeliharaan dan pengawasan secara berkala setelah proyek rampung. Langkah ini ditujukan untuk memastikan kawasan tetap bersih, aman, dan nyaman. Selain kolong Plumpang, upaya penghijauan juga diperluas ke titik lain, seperti penanaman pohon tabebuya di Jalan Enggano. Inisiatif ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas tutupan hijau sekaligus mempercantik lanskap perkotaan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ