Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Siaga Nataru 2026-2027: Pelindo Marine Menerjunkan Kapal Tunda di 56 Area Operasional untuk Jaga Keselamatan Pelayaran

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Kompas Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Siaga Nataru 2026-2027: Pelindo Marine Menerjunkan Kapal Tunda di 56 Area Operasional untuk Jaga Keselamatan Pelayaran
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Kedua kapal ini memainkan peran krusial dalam skenario penanganan kebakaran yang menimpa KMP Kirana VII milik PT Dharma Lautan Utama, yang melayani rute Surabaya-Lembar.
  • KT Jayanegara 308 : Bertugas menjaga dan menahan posisi kapal agar tetap stabil selama proses evakuasi penumpang berlangsung.
  • Lollan Andy Sutomo Panjaitan , Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, menekankan bahwa latihan ini adalah momentum krusial untuk menguji komunikasi dan koordinasi antar-instansi.

PT Pelindo Marine Service secara proaktif menyiagakan armada kapal tunda dan personel operasional di seluruh wilayah Indonesia demi menjamin keselamatan pelayaran selama periode Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Langkah strategis ini difokuskan pada penguatan respons keadaan darurat di perairan pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan potensi risiko teknis yang mungkin terjadi pada masa libur panjang tersebut.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, menegaskan bahwa kesiapan ini bukan sekadar formalitas, melainkan hasil dari pemeriksaan menyeluruh terhadap armada, SDM, dan peralatan pendukung. Kesiapsiagaan ini diformalkan melalui simulasi penanganan kebakaran kapal dan evakuasi penumpang yang dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebagai titik awal pengujian respons cepat lintas instansi.

Mekanisme Dua Kapal Tunda dalam Simulasi Tanggap Darurat

Dalam simulasi yang difasilitasi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Pelindo Marine mengerahkan dua unit kapal tunda utama: KT Jayanegara 306 dan KT Jayanegara 308. Kedua kapal ini memainkan peran krusial dalam skenario penanganan kebakaran yang menimpa KMP Kirana VII milik PT Dharma Lautan Utama, yang melayani rute Surabaya-Lembar. Pembagian tugas yang presisi menjadi kunci efektivitas penanganan darurat dalam simulasi tersebut:

  • KT Jayanegara 306: Bertanggung jawab melakukan pemadaman api menggunakan fasilitas Fire Fighting System (FiFi).
  • KT Jayanegara 308: Bertugas menjaga dan menahan posisi kapal agar tetap stabil selama proses evakuasi penumpang berlangsung.

Penggabungan dua fungsi ini memungkinkan penanganan yang lebih efektif; sementara satu sisi menangani sumber api, sisi lain memastikan kapal tidak hanyut atau tenggelam, sehingga keselamatan penumpang dapat diutamakan secara maksimal.

Reinforcement Lintas Instansi di 56 Area Operasional Nasional

Kesuksesan simulasi di Tanjung Perak ini menjadi barometer untuk kesiapan di 56 area operasional Pelindo Marine lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Lollan Andy Sutomo Panjaitan, Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, menekankan bahwa latihan ini adalah momentum krusial untuk menguji komunikasi dan koordinasi antar-instansi. "Keselamatan pelayaran dan budaya keselamatan adalah harga diri kita bersama," ujar Lollan, menegaskan komitmen kolektif terhadap keamanan maritim.

Simulasi ini melibatkan kolaborasi kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain:

  • Basarnas
  • Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud)
  • TNI Angkatan Laut
  • PT Dharma Lautan Utama (DLU)

Elvin Syah Putra menambahkan bahwa dukungan armada dan kesiapan lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan keadaan darurat. Dengan sinergi ini, Pelindo Marine berkomitmen menjaga kelancaran transportasi laut dan menjamin seluruh penumpang tiba dengan aman dan nyaman di tengah peningkatan volume angkutan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ