Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Polda Metro Jaya Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Pemetaan Kebutuhan Warga Kampung Boncos Pascapenggerebekan

Berita NasionalRina WijayaRina WijayaSumber: Kompas Nasional
Rina Wijaya
Rina Wijaya
Jurnalis Investigasi

Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.

Polda Metro Jaya Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Pemetaan Kebutuhan Warga Kampung Boncos Pascapenggerebekan
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Pada Rabu, pihak kepolisian mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya pemulihan pascakejahatan, yang dipimpin oleh Kombes Pol.
  • Fauzan Zulkarnaen , Kabid Dokkes Polda Metro Jaya.
  • Aksi ini menegaskan bahwa penumpasan narkoba tidak boleh berhenti di sisi pidana semata, melainkan harus menyentuh aspek kebutuhan dasar dan sosial masyarakat yang terdampak langsung.

Polda Metro Jaya mengambil langkah strategis untuk menata kembali kehidupan sosial masyarakat Kampung Boncos di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, setelah pelaksanaan penggerebekan masif penyalahgunaan narkoba. Pada Rabu, pihak kepolisian mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya pemulihan pascakejahatan, yang dipimpin oleh Kombes Pol. Fauzan Zulkarnaen, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya. Aksi ini menegaskan bahwa penumpasan narkoba tidak boleh berhenti di sisi pidana semata, melainkan harus menyentuh aspek kebutuhan dasar dan sosial masyarakat yang terdampak langsung.

Fauzan menjelaskan bahwa kehadiran layanan kesehatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolda Metro Jaya, yang menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan masyarakat pasca-penggerebekan. "Seperti yang Pak Kapolda sampaikan, tidak cukup hanya menumpas saja. Kita harus memikirkan apa sih kira-kira yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya ya pelayanan publik, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di sini," ujar Fauzan kepada wartawan di lokasi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa efek samping dari pemberantasan narkotika dapat diatasi dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan mendukung rehabilitasi sosial.

Pemeriksaan Klinis Komprehensif dan Layanan Home Visit

Layanan kesehatan yang disediakan mencakup berbagai aspek pemeriksaan klinis yang esensial bagi warga Kampung Boncos. Selain pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) seperti tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, dan suhu tubuh, petugas juga melakukan tes laboratorium sederhana yang meliputi pengecekan kadar gula darah, asam urat, kolesterol, dan hemoglobin. Untuk meningkatkan aksesibilitas, Polda Metro Jaya juga menyediakan obat-obatan bagi mereka yang membutuhkan serta melaksanakan layanan khitanan bagi anak-anak. Bagi warga yang mengalami kondisi kesehatan berat dan tidak mampu hadir ke posko pemeriksaan, petugas Dokkes menerapkan sistem kunjungan rumah atau home visit untuk melakukan asesmen dan pengobatan langsung di tempat tinggal mereka.

Metode pendekatan "door to door" ini digunakan untuk memetakan kondisi riil masyarakat secara menyeluruh. "Kalau warganya bisa hadir ke sini, datang ke sini. Tapi kalau yang sakitnya cukup berat, enggak bisa hadir, nanti kita yang datang ke rumah," kata Fauzan. Dengan cara ini, kepolisian dapat mengidentifikasi masalah mendasar terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba agar upaya pemberantasannya dapat berdampak secara permanen, bukan sekadar tindakan represif sesaat.

Identifikasi Kompetensi Lokal dan Kolaborasi Lintas Sektoral

Sebagai bagian dari strategi penataan pascapenggerebekan, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan menegaskan bahwa kegiatan ini melibatkan petugas gabungan dari TNI hingga unsur pemerintah setempat. Fokus utama dari pemetaan ini adalah mengidentifikasi harapan dan kebutuhan riil masyarakat sehari-hari, termasuk terkait lapangan kerja. Adex memaparkan bahwa kepolisian akan menganalisis jumlah pengangguran dalam setiap rumah tangga serta kompetensi yang mereka miliki untuk merumuskan solusi yang tepat. "Kalau mereka butuh pekerjaan, kita identifikasi, dalam satu rumah, berapa orang yang sudah kerja dan berapa yang belum? Apakah mereka sudah mempunyai kompetensi?" tanya Adex dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mengundang Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyediakan pelatihan keterampilan khusus bagi warga. Program ini akan memfasilitasi pengembangan potensi ekonomi lokal, khususnya bagi ibu-ibu yang memiliki potensi sebagai penunjang keluarga melalui kegiatan memasak atau menjahit. "Nanti kita akan fasilitasi penjualan produknya. Kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah," tutur Adex. Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan dapat memutus siklus kemiskinan yang sering menjadi akar masalah peredaran narkoba, sebagaimana diupayakan dalam program percepatan penanganan keluarga prasejahtera, sehingga tercipta lingkungan Kampung Boncos yang lebih stabil dan produktif secara ekonomi serta sosial.

BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ