Provokasi Industri Lokal: Jateng Siap Pasok 1 Juta Keping Genteng untuk Program Nasional
Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengunci komitmen strategis dengan menyiapkan produksi 1 juta keping genteng guna mendukung akselerasi program gentengisasi nasional.
- Langkah ini melibatkan 17 Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal yang telah berhasil melewati uji keandalan ketat serta memperoleh sertifikasi resmi.
- Proses seleksi yang ketat menjadi penjamin kualitas material yang akan digunakan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengunci komitmen strategis dengan menyiapkan produksi 1 juta keping genteng guna mendukung akselerasi program gentengisasi nasional. Langkah ini melibatkan 17 Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal yang telah berhasil melewati uji keandalan ketat serta memperoleh sertifikasi resmi. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Urip Sihabudin, menegaskan kesiapan infrastruktur produksi daerahnya saat mewakili Gubernur Jateng dalam peluncuran Program Gentengisasi dan KUR Perumahan di Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (8/11/2026).
Proses seleksi yang ketat menjadi penjamin kualitas material yang akan digunakan. Urip menjelaskan bahwa dari total 21 IKM yang awalnya menyatakan kesiapan untuk disertifikasi, hanya 17 IKM yang lolos verifikasi. Pemprov Jateng telah memetakan seluruh industri genteng lokal untuk memastikan standar produksi selaras dengan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Koordinasi intensif dengan kementerian terkait sedang berlangsung untuk finalisasi mekanisme pengadaan serta tujuan distribusi, dengan kejelasan alokasi yang diharapkan tiba pada pertengahan hingga akhir November 2026.
Strategi Percepatan Produksi dan Akses Pembiayaan
Untuk mengantisipasi keterlambatan dan memastikan target terpenuhi, para produsen didorong untuk mempercepat proses produksi. Selain melayani kebutuhan program nasional, industri genteng Jateng juga terus memenuhi permintaan dari sektor pendidikan dan pengembang perumahan swasta. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi telah mengeluarkan instruksi dua langkah utama untuk mendukung percepatan ini, yaitu penyediaan akses pembiayaan melalui Bank Jateng dan pendampingan teknis oleh dinas perindustrian. "Pak Gubernur memerintahkan kalau ada IKM kita yang membutuhkan pembiayaan, Bank Jateng akan meng-cover dengan KUR-nya. Bank Jateng sudah siap," ujar Urip, menandakan dukungan finansial yang solid bagi pelaku usaha lokal.
Standar Nasional dan Dampak Ekonomi Makro
Dimensi kualitas menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program ini. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji memastikan bahwa seluruh genteng yang dikirim telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), sebuah prasyarat mutlak untuk menjamin ketahanan dan keamanan bagi masyarakat. Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan bahwa gentengisasi bukan sekadar pemenuhan material, melainkan strategi untuk membuka peluang pasar baru dan meningkatkan kapasitas produksi perajin lokal. Peluncuran di Majalengka ditandai dengan pelepasan 2,4 juta keping genteng produksi UMKM setempat menggunakan sekitar 600 truk, sebuah simbolisasi nyata dari sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor konstruksi yang inklusif.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Petaka Water Bombing di Kalsel: Yayan, Kru Heli yang Turun untuk Bertugas, Ditemukan Meninggal

Sugiono: Program Gentengisasi Picu Dampak Beruntun Positif bagi Ekonomi Rakyat

Madiun Kerek Produksi Padi 9,79 Persen dengan Peran Strategis KTNA dalam Perkuat Ketahanan Pangan
